Topic
Mon,24 June 2013 | Dibaca oleh Pengunjung

BLSM Mulai Resahkan Warga Miskin

PINRANG,FAJAR -- Niat baik pemerintah pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan memberikan program Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) kepada masyarakat miskin, ternyata berbuntut keresahan warga.

Hal ini disebabkan belum adanya kejelasan terkait program tersebut kepada mereka yang berhak mendapatkan BLSM, hingga Senin 24 Juni.

Masyarakat malah beranggapan, jika BLSM ini hanya sebuah program dadakan dari pemerintah pusat, hanya untuk meredam gejolak atas keputusan pemerintah menaikkan harga BBM.

"Setiap ada kepentingan, utamanya menjelang Pemilu dan Pilpres, pasti rakyat kecil jadi jualan dengan segala macam bantuan," ungkap La Rasyid (55), salah satu warga di daerah tandus Malimpung, Kecamatan Patampanua, pinrang.

Dia mengaku selama ini hanya mendapat raskin 5 kg, karena dibagi lima bersama warga yang tidak masuk dalam data raskin.

"Ini belum pemerintahan di tingkat desa maupun kelurahan, yang secuilpun belum mengantongi data dan juknis program BLSM," lontar pemerhati warga miskin, Saldy Muhammad, kepada Fajar, yang ditemui di Desa Padang Loang, Kecamatan Patampanua Pinrang, Senin 24 Juni. (nas)

banner