Topic
Mon,10 June 2013 | Dibaca oleh Pengunjung

50 Rumah untuk Komunitas Adat Terpencil

ENREKANG, FAJAR--Pemerintah Kabupaten Enrekang melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) akan membangun sebanyak 50 unit rumah tinggal di Desa Bulo Kecamatan Bungin. Pembangunan rumah ini merupakan bantuan pusat yang digulirkan melalui program pemberdayaan komunitas adat terpencil (KAT).

Desa Bulo menjadi sasaran program ini sebab akses menuju ke sana masih sangat sulit. Selain itu, masyarakat di sana juga sangat membutuhkan hunian yang layak untuk keluarga mereka.

Kepala Disnakertrans Enrekang, Umat Talitti, Rabu 5 Juni lalu mengungkapkan, berdasarkan informasi dari pusat 50 unit rumah yang akan dibangun mendapatkan alokasi anggaran sebasar Rp 26 juta per unit. Artinya, program ini akan menelan anggaran sebesar Rp 1,3 miliar.

"Kami dari Disnakertrans hanya sebagai fasilitator saja. Penyaluran anggaran itu langsung ke pusat dan tentu pelaksananya nanti itu melalui proses tender terlebih dahulu," terang Umar.

Di Desa Bulo, lanjutya ada sebanyak lebih 100 kepala keluarga yang bermukim di sana. Biasanya, masyarakat hanya ke Kecamatan Bungin untuk membeli kebutuhan mereka sekali dalam seminggu. Bagi yang punya kendaraan roda dua tentu mereka mengendarainya. Namun tidak sedikit yang hanya mengakses Kecamata Bungin dengan jalan kaki.

Dengan alokasi anggaran Rp26 juta per unit rumah, tentu jangan membayangkan rumah yang mewah. Rumah yang akan dibangun sederhana namun sangat layak menjadi hunian. Apalagi rencananya juga akan dibangunkan fasilitas sosial seperti tempat ibadah dan gedung kesehatan.

"Melalui program ini, kita berharap masyarakat di Desa Bulo semakin terberdayakan. Kita juga sangat berharap ada sinergi dengan SKPD lain, agar tambahan fasilitas sosial yang dibutuhkan bisa kita penuhi," harapnya. (iad/yan)

banner