03 June 2013 | 09:59 Dibaca oleh Pengunjung
Telur Ikan Terbang dari Pangkep

PANGKEP, FAJAR--Pangkep memiliki perairan yang luas. Tak heran jika dikenal sebagai penghasil ikan yang melimpah. Wilayah perairannya, bahkan dihuni ikan terbang dengan kualitas telur yang baik.

Di Kecamatan Liukang, Kalmas (Kalukuang Masalima), ada pulau Kalu-Kalukuang yang memiliki komoditas laut menggiurkan. Pulau inilah yang memproduksi  telur ikan terbang.

Harga satu kilogram telur ikan terbang atau yang biasa disebut warga lokal setempat sebagai torani, mencapai ratusan ribu rupiah.
Torani ini terkenal khusus sebagai komoditas ekspor yang peminatnya sangat banyak. Komoditas laut yang satu ini memang telah lama menjadi makanan mewah di beberapa negara Asia, seperti Jepang, Korea, Hongkong, Taiwan, dan negara lainnya.

Torani memiliki khasiat yang dipercaya baik untuk kesehatan tubuh. Tidak mengherankan, jika omzet perdagangan telur ikan terbang di Pulau Kalu-Kalukuang ini mencapai miliaran rupiah dalam satu tahunnya.

Salah seorang warga yang juga berprofesi sebagai patorani (nelayan yang khusus memburu torani), Indarlin (44) mengatakan, musim perburuan torani dimulai antara Mei hingga Agustus. Pada musim ini, banyak patorani (nelayan khusus pencari torani) berlayar ke tengah laut hingga berminggu-minggu untuk mengumpulkan torani.

Meski kadang-kadang ada ombak tinggi disertai angin kencang, para patorani tak surut semangat untuk memburu tangkapannya. Ikan terbang atau tuing-tuing ini, bertelur pada sore hingga subuh dinihari.

"Musim sekarang ini, tuing-tuing (ikan terbang) sedang gencar bertelur. Kalau beruntung, patorani cukup berlayar belasan mil ke arah selatan dari pulau ini. Itu sudah dapat puluhan hingga ratusan kilogram torani segar, dalam sekali berlayar," kata Indarlin saat ditemui pada pertengahan Mei lalu.
 
Menurut Indarlin, torani yang berasal dari perairan Pangkep, memiliki kualitas yang jauh berbeda dengan torani yang berasal dari daerah lain. Hasil yang diperoleh pun sangat melimpah, sehingga banyak dari daerah lain datang mencarinya khusus ke Pulau Kalu-Kalukuang.

Di  Galesong yang terkenal dengan penghasil toraninya pun, bahkan banyak yang mengambil pasokan torani hingga ke Pulau Kalu-Kalukuang ini. Tidak heran, hampir seluruh masyarakat yang mendiami ibu kota Kecamatan Liukang Kalmas dan pulau sekitarnya ini menjadi patorani. (*)

Install Aplikasi Fajar