Topic
Mon,03 June 2013 | Dibaca oleh Pengunjung

Barru Gelar Duta Pelayanan Publik

BARRU, FAJAR -- Kantor perizinan Kabupaten Barru menggelar pemilihan duta pelayanan publik, akhir pekan lalu. Hasilnya enam putra putri terbaik Barru terpilih menjadi pemenang.

Mereka menjadi duta untuk kampanye bagaimana peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Termasuk pelaku usaha.
Ajang ini memang merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pelayanan masyarakat di Barru.

Bupati Barru, HA Idris Syukur, menyatakan, apa yang dilakukan terkait pemilihan duta pelayanan publik ini, tentu saja diharapkan bisa mendorong pelayanan kepada masyarakat lebih baik. Bagaimanapun, pelayanan kepada masyarakat adalah hal yang mutlak dilakukan oleh pemerintah.

Kompetisi ini mendapat sambutan positif  putra-putri dari pelbagai Sekolah Menengah Atas di Barru. Cukup banyak peserta dan hampir seluruhnya menunjukkan kualitasnya saat mereka tampil di depan para juri. Namun,  namanya sebuah kompetisi, tentu saja ada yang terbaik yang akan terpilih.

Kepala Kantor Perizinan Kabupaten Barru, Syamsir, menyatakan,    tugas utama duta pelayanan publik ini adalah mengkampanyekan kepada masyarakat dan instansi pelaksanaan pelayanan publik  yang baik. Mereka ini adalah ikon pelayanan publik yang akan dilibatkan  dalam kegiatan-kegiatan pemerintah yang terkait dengan pelayanan publik.

"Khusus untuk perizinan, duta pelayanan publik ini mengampanyekan kepada pelaku usaha untuk melegalkan usahanya,’’ ujar mantan camat Pujananting ini.

Berdasarkan keputusan dewan juri, mereka yang terpilih itu, antara lain, untuk putra pemenang pertama, Adi Kurniawan (siswa SMA Negeri 1 Barru). Pemenang kedua, Ibnu Munzir, (siswa SMA Negeri 1 Mallusetasi). Pemenang ketiga, Safardi (siswa SMA  Negeri 1 Barru).
Untuk duta putri, pemenang pertama, Dian Saputra Yunus (siswa SMA Tanete Rilau). Pemenang kedua, Okta Atika Sari (siswa SMA Negeri 1 Barru). Pemenang ketiga, Andi Sari Ruqyat Utami (siswa SMA Negeri 1 Mallusetasi).

Masa kerja duta pelayanan publik ini,  tiga tahun. Target utamanya tentu saja terkait dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.
"Untuk mengukur mutu pelayanan nanti, indikatornya berdasarkan survei instansi pelayanan publik. Ini merupakan kerja sama antara kinerja Usaid dan Pemkab Barru," kata Syamsir. (rus/bas)
   

banner