Topic
Fri,24 May 2013 | Dibaca oleh Pengunjung

Rektor Unanda Akan Menghadap Menteri BUMN

PALOPO, FAJAR -- Rektor Universitas Andi Djemma (Unanda) Kota Palopo, Prof Dr H Lauddin Marsuni akan menghadap Menteri BUMN, Dahlan Iskan. Ia akan mengonsultasikan polemik tentang pengelolaan lahan.

Lahan 30 hektare itu berada di Desa Barammamase, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu. Hingga kini, berita acara ruilslag lahan itu belum ditandatangani manajemen PTPN.
 
Dijadwalkan, pertemuan itu dilakukan di Kantor Pusat Menteri BUMN, Jakarta, 27 Mei.  Hal itu ditegaskan Lauddin didampingi seluruh civitas Uandan dan Staf Ahli Pemkab Luwu, Muhammad Hatta A Toparakkasi saat menggelar jumpa pers di Gedung Unanda, Jalan Sultan Hasanuddin, Kota Palopo, Kamis, 23 Mei.
 
“Kita akan mengonsultasikan dan sekaligus minta dukungan terkait belum ditandatanganinya berita acara ruilslag pelepasan tanah 30 hektare untuk Unanda. Langkah ini kami tempuh seiring dengan hasil keputusan rapat 21 Mei di Kantor PTPN PXIV Makassar,” tutur Lauddin Marsuni, Kamis, 23 Mei.
 
Dalam pertemuan itu, sebut dia, disepakati beberapa poin penting. Salah satunya, direksi PTPN bersedia menandatangani berita acara ruilslag sebagaimana diminta badan pertanahan nasional dalam rangka pemberian hak pakai kepada Unanda setelah mendapat persetujuan dari Menteri BUMN selaku pemegang saham.

Menurut Lauddin, pihaknya juga sangat berharap ada dukungan dan perjuangan besar dari seluruh masyarakat Luwu Raya. Khususnya wakil rakyat, baik tingkat DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, maupun DPR RI asal dapil Luwu Raya yang ikut memperjuangkan terselesainya masalah ini.

Staf Ahli Pemkab Luwu, Muhammad Hatta A Toparakkasi menambahkan, bahwa semua pihak yang merasa Wija To Luwu memang harus bersikap dalam ikut mewujudkan kepentingan bersama itu. Proses ini butuh perjuangan dan dukungan besar kita,” aku Hatta. (hdy/bas)

banner