![]() |
|
Home »
Internasional
Rabu, 22 Februari 2012 | 17:03:14 WITA | 593 HITS Dapat Bailout, Yunani Pecat 15 Ribu PNS INT
ilustrasi Keputusan yang ditunggu-tunggu pemerhati ekonomi seluruh dunia itu diambil pada Selasa dini hari waktu setempat (21/2) atau kemarin siang WIB. Perdana Menteri Luksemburg Jean-Claude Juncker yang juga ketua kelompok menteri keuangan Uni Eropa menyatakan, secara jangka panjang, kesepakatan itu mengakibatkan pengurangan signifikan terhadap utang Yunani. "Butuh upaya yang besar dan kekuatan lebih lanjut dari semua bagian masyarakat Yunani agar ekonomi negara kembali ke jalur pertumbuhan yang berkelanjutan," paparnya. Dengan suntikan dana bailout kedua, Yunani akan membayar obligasi yang jatuh tempo 20 Maret mendatang sebesar 14,5 miliar euro. Jika Yunani gagal bayar, negara itu akan bangkrut dan berimbas kepada perekonomian negara-negara di seluruh dunia. Kepala IMF Christine Lagarde yang juga terlibat dalam negosiasi menegaskan, tambahan nyawa itu harus bisa memberikan cukup ruang bagi Yunani untuk mengembalikan daya saingnya. Atas pencapaian itu, Perdana Menteri Yunani Lucas Papademos menyatakan sangat senang. "Tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa hari ini adalah hari bersejarah bagi ekonomi Yunani," tegas Papademos. Namun, kegembiraan petinggi ekonomi Eropa dan Yunani itu bisa berarti derita bagi 11 juta rakyat Yunani. Sebab, seperti pil pahit, pemberian dana bailout tersebut disertai paket syarat yang sangat berat. Pemerintah dan rakyat Yunani harus mengurangi rasio utangnya 121 persen dari PDB hingga 2020 mendatang. Saat ini rasio pinjaman Yunani mencapai 160 persen. Agar target tercapai, pemerintah Yunani harus bisa mengurangi penggunaan anggaran hingga 325 juta euro tahun ini.Di antara wujud langkah penghematan itu, pemerintah Yunani akan memecat 15.000 pegawai negeri sipil (PNS). Pemecatan bakal memperburuk tingkat pengangguran di Yunani yang telah mencapai 21 persen. Selain itu, pemerintah Yunani memotong upah minimum pekerja hingga 20 persen dari 751 euro menjadi 600 euro. Negara yang memiliki GDP USD 305,41 miliar pada 2011 itu juga harus menerima manajemen ekonomi negara akan selalu dimonitor oleh Uni Eropa. Alasannya, tak semua anggota Uni Eropa yakin bahwa Yunani bisa dipercaya memegang komitmen yang sudah diteken. Dalam dua bulan ke depan, Yunani juga harus mengubah prioritas konstitusi menjadi pembayaran utang dari dana yang ada di pemerintah. Athena juga wajib membuat account khusus, dikelola secara terpisah dari anggaran utama. Di dalamnya terdapat hitungan cukup, yaitu terdapat dana mencukupi untuk melunasi utang selama tiga bulan mendatang. Comment on Facebook
Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id Informasi Pemasangan Iklan Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id Telepon 0411-441441 (ext. 1437). |
Berita Utama:
» 22 Mei 2012
SYL: Muttamar Terlalu Sering Peradilankan Golkar » 22 Mei 2012 Makassar Lewati Tahap I dan II » 22 Mei 2012 PBB-PBR Resmi Masuk Rumah Rakyat » 22 Mei 2012 Kuota Haji Khusus Hampir Penuh » 22 Mei 2012 Bikin Deg-degan Berita Populer:
» 02 Maret 2011
Beli TV di Metro, Langsung Rusak » 05 Mei 2011 Krisdayanti, Bercerai Gara-gara Ranjang » 07 Februari 2011 Julia Perez, Sex, Lying & Love » 07 Februari 2011 Video Porno Luna, Ariel Diduga Melanggar HAM » 02 Maret 2011 Bisa Video Chat di Facebook » 22 Maret 2011 Syahrini, Sindir Anang Lewat Lagu » 25 Januari 2011 Mahasiswa UGM Mengaku Pembuat Jejak UFO di Sleman |
Grup Fajar |
Mitra Fajar
Sumatera Ekspres
| STIM NITRO
| Rakyat Aceh
| Kaltim Post
| Jawa Pos
| Info Indo
| Indo Pos
| Graha Pena
| FIPO
|
![]() |
|
FAJAR TV
NasionalSenin, 21 Mei 2012 Senin, 21 Mei 2012 Senin, 21 Mei 2012 Senin, 21 Mei 2012 PolitikSenin, 21 Mei 2012 Senin, 21 Mei 2012 Senin, 21 Mei 2012 Senin, 21 Mei 2012 HukumKamis, 17 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 Selasa, 15 Mei 2012 Sabtu, 12 Mei 2012 EkonomiSabtu, 19 Mei 2012 Sabtu, 19 Mei 2012 Sabtu, 19 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 HiburanSenin, 21 Mei 2012 Senin, 21 Mei 2012 Minggu, 20 Mei 2012 Minggu, 20 Mei 2012 InternasionalSabtu, 19 Mei 2012 Jumat, 18 Mei 2012 Jumat, 18 Mei 2012 Jumat, 18 Mei 2012 |


JAKARTA -- Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR, Siswono...
JAKARTA -- Empat gubernur se-Kalimantan akan mengadukan...
JAKARTA, FAJAR -- Anggota DPR RI khawatir, revisi...
JAKARTA, FAJAR -- Sebelas hari sudah tim gabungan...
JAKARTA -- Politisi Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana,...
JAKARTA -- Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham, menegaskan,...
JAKARTA -- Suhardi Duka (SDK) dinilai memiliki peluang...
JAKARTA -- Kerja keras Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),...
MAKASSAR,FAJAR -- Sidang dugaan penyelewengan dana Bantuan...
JAKARTA -- Tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian...
JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
JAKARTA, FAJAR -- Cadangan minyak dan gas (migas) Indonesia...
JAKARTA, FAJAR -- Cadangan minyak dan gas (migas) Indonesia...
JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah pusat menyetujui kuota ekspor...
BRISBANE -- Penyanyi utama grup legendaris Bee Gees, Robin...
INGGRIS, FAJAR -- Teen Choice Awards 2012 akan diadakan 22...
MAKASSAR, FAJAR -- Band papan atas Indonesia, D-Masiv...
LEBANON -- Tim Unit Video UNIFIL (United Nations Interim...
PARIS, FAJAR -- Persoalan ekonomi yang membelit Eropa...