Home » Nasional

Rabu, 22 Februari 2012 | 12:48:46 WITA | 233 HITS
DKI Gagal Beri Layanan Angkutan Aman

Kecelakaan lalu lintas dengan melibatkan angkutan umum, terjadi berturut-turut dalam dua hari ini di Jakarta. Tak tanggung-tanggung, satu nyawa melayang dan belasan lainya mengalami luka-luka. Hal tersebut, kembali menegaskan betapa tidak amanya angkutan umum bagi masyarakat. Terlebih, berdasar data yang ada, tercatat 75 persen angkutan umum di ibu kota tak laik jalan.
Anggota DPRD DKI Jakarta, Achmad Husein Alaydrus, mengatakan Pemprov DKI nampaknya telah gagal memberikan pelayanan publik, berupa angkutan yang aman, dan nyaman. Program Uji KIR kendaraan, yang tujuanya menjamin kelaikan kendaraan pun tidak efektif karena kerap dimanipulasi. "Akibatnya yang menjadi korban adalah para pengguna angkutan umum.
Mereka harus bertaruh nyawa, karena angkutan yang dinaiki ternyata tak laik jalan," kata Alaydrus, kemarin (20/2). Menurut Alaydrus, kegagalan pemprov ini disebabkan oleh beberapa hal. Diantaranya, kinerja Dinas Perhubungan DKI yang buruk. Instruksi Gubernur Fauzi Bowo, agar dishub merazia angkutan umum tak laik jalan juga tak pernah dilaksanakan.
Selain itu, main mata antara petugas di lapangan dengan pengusaha angkutan dibiarkan begitu saja. "Sayangnya, di sisi lain gubernur tak pernah melakukan evaluasi terhadap para anak buahnya ini," ujarnya. Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, mengakui, jumlah kecelakaan lalu lintas akibat kendaraan yang tidal laik jalan memang cukup tinggi.
Untuk itu, pemprov akan lebih mengefektifkan pelaksanaan Uji KIR bagi kendaraan bermotor di Jakarta. Yaitu dengan memisahkan tindakan pelaksanaan Uji KIR dan tindakan pengawasan laik jalan kendaraan. Rencananya Uji KIR akan diswastanisasikan, artinya pihak swasta akan dilibatkan sebagai pelaksana Uji Kir. Sedangkan Pemprov DKI akan berperan sebagai pihak pengawas dengan melibatkan lembaga eksternal untuk membantu pemantauan pelaksanaan Uji KIR. “Saya setuju memisahkan antara pihak yang melaksanakan dan mengawasi.
Karena selama kedua fungsi tersebut dijadikan satu, terlihat kurang efektif. Jadi akan kita pisahkan pihak yang melaksanakan dan mengawasi Uji KIR,” kata Fauzi Bowo. Untuk membantu pelaksanaan Uji KIR, Fauzi mengatakan tidak menutup kemungkinan pihak yang melakukan Uji KIR diserahkan kepada pihak swasta. Lalu pihak yang melakukan pengawasan atau pemantauan terdiri dari pengawas internal Pemprov DKI dengan melibatkan pengawas eksternal yang independen.
Konsep itu diambil, dia menuturkan berdasarkan referensi dari pelaksanaan Uji KIR di jerman. Di negara tersebut, uji kelaikan kendaraan bermotor itu dilakukan pihak swasta, hanya akuntabilitasnya saja yang diawasi pemerintah negara itu. Seperti diketahui, kecelakaan angkutan umum terjadi dua hari berturut-turut di Jakarta.
Yakni, tabrakan beruntun yang menewaskan satu orang di Jalan Baru, Kampung Rambutan, Jakarta Timur, berawal dari bus Mayasari Bhakti 74A jurusan Kampung Rambutan-Tangerang yang meluncur dengan kecepatan 60 km per jam dari arah Pasar Rebo menuju Pintu Tol Kampung Dukuh sekitar pukul 04.50, Senin (20/2).
Sehari sebelumnya, kecelakaan yang melibatkan bus Mayasari Bakti jurusan Kampung Rambutan-Grogol dengan Bus Transjakarta koridor IX (Pinangranti-Pluit), di Jalan S Parman, persisnya di depan pusat perbelanjaan Slipi Jaya, Minggu (19/2) menyebabkan 13 orang mengalami luka-luka. (wok)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR, Siswono...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Empat gubernur se-Kalimantan akan mengadukan...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Anggota DPR RI khawatir, revisi...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Sebelas hari sudah tim gabungan...

Politik

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Politisi Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana,...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham, menegaskan,...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Suhardi Duka (SDK) dinilai memiliki peluang...

Senin, 21 Mei 2012 GOWA, FAJAR -- Kandidat calon gubernur Sulsel Ilham Arief...

Hukum

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA -- Kerja keras Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),...

Rabu, 16 Mei 2012 MAKASSAR,FAJAR -- Sidang dugaan penyelewengan dana Bantuan...

Selasa, 15 Mei 2012 JAKARTA -- Tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian...

Sabtu, 12 Mei 2012 JAKARTA  -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Ekonomi

Sabtu, 19 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Cadangan minyak dan gas (migas) Indonesia...

Sabtu, 19 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Cadangan minyak dan gas (migas) Indonesia...

Sabtu, 19 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah pusat menyetujui kuota ekspor...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali...

Hiburan

Senin, 21 Mei 2012 BRISBANE -- Penyanyi utama grup legendaris Bee Gees, Robin...

Senin, 21 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Wanted 2012 akhirnya mendapatkan jawara...

Minggu, 20 Mei 2012 INGGRIS, FAJAR -- Teen Choice Awards 2012 akan diadakan 22...

Minggu, 20 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Band papan atas Indonesia, D-Masiv...

Internasional

Sabtu, 19 Mei 2012 WASHINGTON, FAJAR -- Langkah Barack Obama untuk kembali...

Jumat, 18 Mei 2012 LEBANON -- Tim Unit Video UNIFIL (United Nations Interim...

Jumat, 18 Mei 2012 DEN HAAG -- Pengadilan Kriminal Internasional untuk Bekas...

Jumat, 18 Mei 2012 PARIS, FAJAR -- Persoalan ekonomi yang membelit Eropa...