Home » Hukum

Rabu, 22 Februari 2012 | 12:46:00 WITA | 417 HITS
Kejati Usut Pungli Izin Perawat Diskes Sulsel

MAKASSAR,FAJAR -- Punggutan Liar (Pungli) terkait penerbitan Surat izin Perawat (SIP)  yang terjadi di Dinas Kesehatan Sulsel, mulai disidik Kejaksaan Tinggi Sulselbar. Sederet nama mulai dibidik untuk diperiksa. Di antaranya Kadis Kesehatan Sulsel, dr Rachmat Latief.
Selasa, 20 Februari kemarin, staf Diskes Sulsel mulai menjalani pemeriksaan. Kejati yang menolak membeberkan nama staf itu mengaku melakukan pemeriksaan terhadap staf tersebut karena diduga staf inilah yang memunggut dana Rp150 ribu per orang kepada perawat yang membutuhkan Surat Izin Perawat (SIP).
Aspidsus Kejati Sulsel, Chaerul Amir mengatakan pemeriksaan saksi-saksi terkait kasus ini akan digelar tiap hari. Semua perawat yang telah menyerahkan uang juga akan dipanggil.
"Biar terang kasusnya, semua perawat akan dimintai keterangan. Begitu juga yang memunggut dana itu akan didengar keterangan untuk mengetahui apa alasan sehingga memungut dana ke setiap perawat,'' tandasnya.
Untuk sementara, kejaksaan sudah menemukan ada lima item pungutan yang dilakukan Diskes Sulsel. "Jadi Diskes tidak hanya melalukan punggutan terhadap surat izin perawat saja, tapi masih ada punggutan punggutan lain,'' tandasnya.
Ditanya berapa besar punggutan yang telah diterima Dinkes, Chaerul tak bisa merinci, yang jelas katanya jumlahnya cukup besar. "Coba saja dihitung setiap perawat Rp150 ribu, sementara jumlah perawat di Sulsel, banyak sekali. Ini baru satu item punggutan, masih ada empat item punggutan yang dilakukan Diskes Sulsel,'' tandasnya.
Kasus ini diusut lantaran ada dugaan pungutan liar dalam pengurusan SIP. Padahal, sesuai aturan, penerbitkan SIP dilakukan cuma-cuma alias gratis. (id/pap)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR, Siswono...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Empat gubernur se-Kalimantan akan mengadukan...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Anggota DPR RI khawatir, revisi...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Sebelas hari sudah tim gabungan...

Politik

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Politisi Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana,...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham, menegaskan,...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Suhardi Duka (SDK) dinilai memiliki peluang...

Senin, 21 Mei 2012 GOWA, FAJAR -- Kandidat calon gubernur Sulsel Ilham Arief...

Hukum

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA -- Kerja keras Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),...

Rabu, 16 Mei 2012 MAKASSAR,FAJAR -- Sidang dugaan penyelewengan dana Bantuan...

Selasa, 15 Mei 2012 JAKARTA -- Tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian...

Sabtu, 12 Mei 2012 JAKARTA  -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Ekonomi

Sabtu, 19 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Cadangan minyak dan gas (migas) Indonesia...

Sabtu, 19 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Cadangan minyak dan gas (migas) Indonesia...

Sabtu, 19 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah pusat menyetujui kuota ekspor...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali...

Hiburan

Senin, 21 Mei 2012 BRISBANE -- Penyanyi utama grup legendaris Bee Gees, Robin...

Senin, 21 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Wanted 2012 akhirnya mendapatkan jawara...

Minggu, 20 Mei 2012 INGGRIS, FAJAR -- Teen Choice Awards 2012 akan diadakan 22...

Minggu, 20 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Band papan atas Indonesia, D-Masiv...

Internasional

Sabtu, 19 Mei 2012 WASHINGTON, FAJAR -- Langkah Barack Obama untuk kembali...

Jumat, 18 Mei 2012 LEBANON -- Tim Unit Video UNIFIL (United Nations Interim...

Jumat, 18 Mei 2012 DEN HAAG -- Pengadilan Kriminal Internasional untuk Bekas...

Jumat, 18 Mei 2012 PARIS, FAJAR -- Persoalan ekonomi yang membelit Eropa...