Home » Ekonomi

Selasa, 21 Februari 2012 | 11:42:20 WITA | 247 HITS
Pemerintah Perluas Kerja Sama Cadangan Beras Internasional

JAKARTA -- Pemerintah akan membuat cadangan beras baru untuk skala internasional. Ada dua negara baru yang dijajaki untuk ikut dalam kerja sama pencadangan beras internasional. Cadangan beras tersebut dapat digunakan ketika terjadi bencana alam dan krisis finansial di negara yang diajak kerja sama.
"Harga pangan dunia yang tidak karuan dampaknya ke dalam negeri dan respons kita selalu terlambat. Kita buat kerja sama dengan kerangka yang lebih luas. Ada dua negara baru yang kita jajaki," kata Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan, usai mengikuti rapat koordinasi ketahanan pangan internasional di kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Senin (20/2).
Rusman menjelaskan kerja sama baru cadangan pangan internasional tersebut di luar dari kerja sama cadangan beras yang diusung dalam ASEAN plus Three tahun lalu. Kerja sama baru ini akan mengajak Amerika Serikat (AS) dan Jepang.
"Ini di luar ASEAN plus three, ini kan tentang cadangan beras darurat, mungkin juga konteksnya bisa revitalisasi pertanian, luas sekali. Misalnya irigasi, kelembagaan di lapangan karena biar bagaimanapun supply change yang paling aman adalah bagaimana produksi diperkuat," tambahnya.
Namun, Rusman melanjutkan, kerja sama yang baru akan diajukan tersebut hanya dibutuhkan ketika negara yang diajak kerja sama tidak mengalami bencana alam atau krisis harga pangan dunia.
"Itu kalau keadaan di dunia memburuk. Tapi kalau keadaan di dunia managable, kita tidak perlu perluasan dari respons itu," tambahnya.
Kerja sama cadangan beras yang sedang dikaji pemerintah itu akan menyerupai crisis management protocol (CMP) yang digunakan pada sektor keuangan. CMP untuk cadangan pangan itu akan menetralisasi ketika terjadi harga pangan yang tidak menentu.
"Kalau terjadi syok harga di luar, yang menyebabkan harga dalam negeri gonjang-ganjing, kita juga perlu pengamanan yang rentan, utamanya beras, misalnya raskin, operasi pasar. CMP buat pangan ini masih dirumuskan," sebut Rusman.
Rusman belum dapat menjelaskan berapa cadangan beras yang dipersiapkan. Anggaran untuk mendukung kerja sama tersebut juga belum dapat diutarakan dengan alasan masih dalam tahap pengkajian.

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR, Siswono...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Empat gubernur se-Kalimantan akan mengadukan...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Anggota DPR RI khawatir, revisi...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Sebelas hari sudah tim gabungan...

Politik

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Politisi Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana,...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham, menegaskan,...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Suhardi Duka (SDK) dinilai memiliki peluang...

Senin, 21 Mei 2012 GOWA, FAJAR -- Kandidat calon gubernur Sulsel Ilham Arief...

Hukum

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA -- Kerja keras Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),...

Rabu, 16 Mei 2012 MAKASSAR,FAJAR -- Sidang dugaan penyelewengan dana Bantuan...

Selasa, 15 Mei 2012 JAKARTA -- Tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian...

Sabtu, 12 Mei 2012 JAKARTA  -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Ekonomi

Sabtu, 19 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Cadangan minyak dan gas (migas) Indonesia...

Sabtu, 19 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Cadangan minyak dan gas (migas) Indonesia...

Sabtu, 19 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah pusat menyetujui kuota ekspor...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali...

Hiburan

Senin, 21 Mei 2012 BRISBANE -- Penyanyi utama grup legendaris Bee Gees, Robin...

Senin, 21 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Wanted 2012 akhirnya mendapatkan jawara...

Minggu, 20 Mei 2012 INGGRIS, FAJAR -- Teen Choice Awards 2012 akan diadakan 22...

Minggu, 20 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Band papan atas Indonesia, D-Masiv...

Internasional

Sabtu, 19 Mei 2012 WASHINGTON, FAJAR -- Langkah Barack Obama untuk kembali...

Jumat, 18 Mei 2012 LEBANON -- Tim Unit Video UNIFIL (United Nations Interim...

Jumat, 18 Mei 2012 DEN HAAG -- Pengadilan Kriminal Internasional untuk Bekas...

Jumat, 18 Mei 2012 PARIS, FAJAR -- Persoalan ekonomi yang membelit Eropa...