Home » Ekonomi

Selasa, 21 Februari 2012 | 11:35:37 WITA | 523 HITS
Perusahaan Investasi Asing kini Sasar Indonesia

JAKARTA -- Presiden Direktur PT Schroder Investment Management Indonesia, Michael Tjoajadi, mengatakan bahwa fundamentalekonomi Indonesia masih positif meski sentimen negatif global memicu perusahaan investasi asing membidik pangsa pasar domestik.
"Ada tiga perusahaan sekuritas asing dari Korea Selatan tertarik masuk ke pasar Indonesia," kata Michael di Jakarta, Senin (20/2).
Ia menyebutkan salah satu perusahaan investasi yang terbesar kedua di Korea Selatan itu adalah Mirae Asset Global Investment Co. Perusahaan ini telah melakukan akuisisi terhadap 70 persen saham PT NISP Management. Dua perusahaan asal Korea Selatan lainnya, kata Michael, tengah memantau pasar investasi di Indonesia.
Menurut dia, pendapatan per kapita Indonesia yang terus naik memicu perusahaan investasi asing masuk ke dalam pasar domestik. Pendapatan per kapita Indonesia yang meningkat ini, kata dia, menandakan penghasilan masyarakat bertambah. Hal ini akan memicu peningkatan daya beli, di samping mendorong masyarakat untuk berinvestasi.
"Potensi aset manajemen di-equity cukup besar, dan 'income' per kapita dalam negeri naik, akan memicu 'saving' masyarakat naik," ujarnya.
Ia mengutarakan bahwa pasar dalam negeri terkait dengan "saving" dapat merupakan pemicu. Apalagi pangsa pasar Indonesia untuk bisnis saving saat ini masih sangat besar.
Belum lagi, lanjut dia, dana pensiun yang terus mencatat kenaikan dana kelolaan. "Ini masih belum dihitung dari individu dan produk unit link asuransi. Dengan perdapatan per kapita yang terus naik, sektor investasi menjadi seksi," katanya menandaskan.
Ia juga mengatakan, selain perusahaan asing yang masuk ke dalam pasar lokal, beberapa perusahaan asuransi lokal juga sedang berusaha melebarkan bisnisnya untuk masuk ke dalam pasar reksadana.
Menurut Michael, prospek pasar reksadana Indonesia yang masih cerah didorong dari saham perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) berfundamental positif. Meski demikian, lanjut dia, investasi dalam bentuk "balanced fund"
relatif cukup baik di tengah krisis finansial global karena dana yang diinvestasikan investor tidak cenderung pada satu instrumen seperti pada saham.
"Porsinya diharapkan lebih merata ditempatkan pada instrumen lainnya karena kondisi global yang tidak ada kepastian," ujar Michael.
Jika investor melakukan investasi dalam bentuk saham, dia berharap dapat mencermati saham-saham yang stabil atau cenderung masih dapat memberikan keuntungan seperti pada tahun 2008. "Kondisi saat ini tidak jauh berbeda pada saat 2008. Jadi, pilihan
saham yang masih membukukan pertumbuhan dinilai logis sebagai pilihan investasi," kata dia

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR, Siswono...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Empat gubernur se-Kalimantan akan mengadukan...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Anggota DPR RI khawatir, revisi...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Sebelas hari sudah tim gabungan...

Politik

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Politisi Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana,...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham, menegaskan,...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Suhardi Duka (SDK) dinilai memiliki peluang...

Senin, 21 Mei 2012 GOWA, FAJAR -- Kandidat calon gubernur Sulsel Ilham Arief...

Hukum

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA -- Kerja keras Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),...

Rabu, 16 Mei 2012 MAKASSAR,FAJAR -- Sidang dugaan penyelewengan dana Bantuan...

Selasa, 15 Mei 2012 JAKARTA -- Tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian...

Sabtu, 12 Mei 2012 JAKARTA  -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Ekonomi

Sabtu, 19 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Cadangan minyak dan gas (migas) Indonesia...

Sabtu, 19 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Cadangan minyak dan gas (migas) Indonesia...

Sabtu, 19 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah pusat menyetujui kuota ekspor...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali...

Hiburan

Senin, 21 Mei 2012 BRISBANE -- Penyanyi utama grup legendaris Bee Gees, Robin...

Senin, 21 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Wanted 2012 akhirnya mendapatkan jawara...

Minggu, 20 Mei 2012 INGGRIS, FAJAR -- Teen Choice Awards 2012 akan diadakan 22...

Minggu, 20 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Band papan atas Indonesia, D-Masiv...

Internasional

Sabtu, 19 Mei 2012 WASHINGTON, FAJAR -- Langkah Barack Obama untuk kembali...

Jumat, 18 Mei 2012 LEBANON -- Tim Unit Video UNIFIL (United Nations Interim...

Jumat, 18 Mei 2012 DEN HAAG -- Pengadilan Kriminal Internasional untuk Bekas...

Jumat, 18 Mei 2012 PARIS, FAJAR -- Persoalan ekonomi yang membelit Eropa...