Home » Sahabat Anak » Yang Lain

Minggu, 19 Februari 2012 | 00:00:56 WITA | 640 HITS
Gajah, Perenang yang Andal

Hewan yang satu ini sungguh besar. Dia memiliki gading panjang. Sayangnya, populasi gajah makin menurun. Yuk, adik-adik kenali si belalai ini agar kita makin sayang dan melindungi mereka dari kepunahan.
Gajah adalah mamalia darat terbesar yang masih hidup. Ada dua spesies gajah di dunia yaitu Gajah Asia atau Gajah India (Elephas maximus) dan Gajah Afrika (Loxodonta aricana).
Gajah juga pernah digunakan dalam peperangan sebagai gajah perang, yang digunakan untuk menyerang musuh. Ia adalah satu-satunya mamalia di dunia yang tidak bisa melompat.
Nah, karena kita juga punya gajah Sumatera, kita kenali gajahnya yuk. Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) merupakan salah satu dari tiga subspesies gajah yang ada di Asia. Hampir semua taman nasional di Pulau Sumatera merupakan habitat asli Gajah Sumatera.
Gajah termasuk hewan herbivora atau pemakan tumbuhan. Pemilik gading ini membutuhkan persediaan makan yang banyak sekitar 200 – 300 kg biomassa per hari atau 5 – 10 persen dari berat badannya. Selain makan, gajah sangat membutuhkan air.
Pada sore hari biasanya mencari sumber air untuk minum, mandi, dan berkubang. Setidaknya 20 – 50 liter air per hari diperlukan seekor Gajah Sumatera. Ketika musim kemarau, gajah melakukan penggalian air sedalam 50 – 100 cm di dasar – dasar sungai yang kering.
Gajah hidup berkelompok, dalam satu kelompok biasanya berkisar 20 – 35 ekor atau 3 – 23 ekor. Jumlah individu tergantung pada musim dan kondisi sumber daya habitat seperti makanan dan luas wilayah jelajah yang tersedia.
Induk betina paling besar menjadi pemimpin kelompok Gajah Sumatera, sedangkan yang jantan dewasa tinggal pada periode tertentu untuk kawin dengan beberapa betina pada kelompok tersebut.
Jika gajah jantan mulai menua, maka gajah akan hidup menyendiri karena tak sanggup mengikuti kelompoknya. Sang jantan muda akan meninggalkan induknya dan bergabung dengan kelompok jantan. Sedangkan betina muda tetap tinggal dan menjadi pengasuh untuk anak – anak gajah.

Adik-adik, gajah termasuk hewan kuat. Ia mampu menjelajah hingga 7 kilometer (km) dalam satu malam dan 15 km per hari ketika musim kering atau buah – buahan. Kecepatan gajah berjalan dan berlari di hutan (untuk jarak pendek) dan di rawa melebihi kecepatan manusia di medan yang sama.
Selama menjelajah, kawanan gajah melakukan komunikasi untuk menjaga keutuhan kawanannya. Gajah berkomunikasi menggunakan soft sound yang dihasilkan dari getaran pangkal belalainya. Namun, saat ini ditemukan bahwa gajah berkomunikasi melalui suara subsonic yang mampu mencapai jarak 5 km.
Gajah mampu berenang menyeberangi sungai dengan belalai sebagai “snorkel” atau pipa pernapasan. Meskipun berbadan besar, gajah adalah hewan perenang yang andal. Mereka dapat berenang selama 6 jam dan menempuh jarak hingga 50 km.
Gading gajah yang besar merupakan sepasang gigi seri pada bagian depan rahang atas, yang terus tumbuh selama gajah hidup meskipun tidak tumbuh terlalu panjang.
Kalau gajah dipelihara, biasanya dapat mencapai umur 70 tahun. Gajah betina bereproduksi setelah berumur 8 – 10 tahun, sedangkan sang jantan setelah berumur 12 – 15 tahun.
Gajah betina bereproduksi 4 tahun sekali, lama kehamilan 19 – 21 bulan. Wah, lama juga ya. Itu pun hanya melahirkan 1 ekor anak dengan berat badan 90 kg. Anak gajah menyusu selama 2 tahun dan hidup selama pengasuhan selama 3 tahun.
Gajah Sumatera dikategorikan sebagai terancam punah oleh badan konservasi dunia IUCN. Berdasarkan hasil survey ahun 2007, populasi mamalia ini hanya 2400 – 2800 ekor. Berkurangnya populasi gajah dikarenakan perburuan dan semakin sempitnya habitat gajah karena berubah menjadi lahan perkebunan. (bs/kak anggi)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR, Siswono...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Empat gubernur se-Kalimantan akan mengadukan...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Anggota DPR RI khawatir, revisi...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Sebelas hari sudah tim gabungan...

Politik

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Politisi Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana,...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham, menegaskan,...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Suhardi Duka (SDK) dinilai memiliki peluang...

Senin, 21 Mei 2012 GOWA, FAJAR -- Kandidat calon gubernur Sulsel Ilham Arief...

Hukum

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA -- Kerja keras Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),...

Rabu, 16 Mei 2012 MAKASSAR,FAJAR -- Sidang dugaan penyelewengan dana Bantuan...

Selasa, 15 Mei 2012 JAKARTA -- Tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian...

Sabtu, 12 Mei 2012 JAKARTA  -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Ekonomi

Sabtu, 19 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Cadangan minyak dan gas (migas) Indonesia...

Sabtu, 19 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Cadangan minyak dan gas (migas) Indonesia...

Sabtu, 19 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah pusat menyetujui kuota ekspor...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali...

Hiburan

Senin, 21 Mei 2012 BRISBANE -- Penyanyi utama grup legendaris Bee Gees, Robin...

Senin, 21 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Wanted 2012 akhirnya mendapatkan jawara...

Minggu, 20 Mei 2012 INGGRIS, FAJAR -- Teen Choice Awards 2012 akan diadakan 22...

Minggu, 20 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Band papan atas Indonesia, D-Masiv...

Internasional

Sabtu, 19 Mei 2012 WASHINGTON, FAJAR -- Langkah Barack Obama untuk kembali...

Jumat, 18 Mei 2012 LEBANON -- Tim Unit Video UNIFIL (United Nations Interim...

Jumat, 18 Mei 2012 DEN HAAG -- Pengadilan Kriminal Internasional untuk Bekas...

Jumat, 18 Mei 2012 PARIS, FAJAR -- Persoalan ekonomi yang membelit Eropa...