Home » Makassar Hari Ini » Yang Lain

Kamis, 16 Februari 2012 | 18:52:49 WITA | 197 HITS
Ada Potensi Kebocoran Pendapatan di PD Parkir

MAKASSAR, FAJAR -- Komisi B DPRD Makassar bertindak cepat terhadap isu persoalan parkir yang menjadi fokus media belakangan ini. Rabu, 15 Februari Komisi B memanggil Direktur Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar untuk mencari fakta. Rasionalisasi potensi, target, dan pencapaian retribusi menjadi fokus utama pembicaraan dalam rapat dengar pendapat.
Ketua Komisi B DPRD Makassar, Irwan kepada Fajar Rabu siang kemarin menegaskan dari hasil pertemuan itu terdapat indikasi adanya potensi kebocoran pendapatan di PD Parkir.
"Kalau kita kritisi, pertumbuhan target tidak sebanding dengan perkembangan kota. Maksudnya kalau kita melihat dan merasa-rasakan, potensi parkir dan realisasi target tidak signifikan. Ada potensi kebocoran pendapatan di PD Parkir," sebut Irwan.
Legislator asal Partai Keadilan Sosial (PKS) ini mengatakan klaim indikasi kebocoran itu bisa terbaca dari angka yang disodorkan PD Parkir. Berdasar laporan yang diperlihatkan PD Parkir pada Komisi B Rabu kemarin, dari 760 titik parkir pencapaian retribusi parkir tahun 2009 mencapai Rp4,3 miliar lebih Lalu pada 2010 mencapai Rp5,6 miliar lebih, sementara pada 2011 mencapai Rp6,6 miliar lebih.
"Dari angka tersebut kemudian dibandingkan dengan fakta di lapangan, peningkatan pendapatan PD Parkir kurang rasional. kita lihat kondisi kota saat ini, setiap ruas jalan pasti ada tukang parkirnya," urainya.
Sementara itu Direktur Utama PD Parkir Makassar, Aryanto Dammar menyatakan pendapatan perparkiran tidak bisa dikalkulasikan dengan angka yang sama pada semua titik parkir.
"Per titik target tarif parkir mulai Rp700 rupiah sampai Rp400 ribu rupiah per hari. Nilai setoran tertinggi Rp400 ribu rupiah per hari hanya di depan toko Agung Jalan Ratulangi dengan 12 juru parkir," tuturnya.
Aryanto menambahkan, per titik parkir misalnya potensi retribusi Rp100 ribu. Ditargetkan pendapatan mencapai 50 persen dari angka itu. "Nah, dari nilai 50 persen kemudian dibagi 60 persen ke jukir (juru parkir, red) dan 40 persen ke PD Parkir. Ini yang harus diketahui, Belum lagi kalau jukir mengaku target tidak tercapai," sebutnya.
Setelah menerima laporan dari PD Parkir, Komisi B kata Irwan nantinya akan melakukan uji petik. Untuk mengetahui fakta di lapangannya. Termasuk ada tidaknya oknum lain yang menikmati setoran retribusi parkir di luar PD Parkir itu sendiri.
"Ada dua target dari uji petik. Pertama validitas jumlah titik, dan kedua adalah kebenaran angka target setiap titik terhadap juru parkir," paparnya.
Secara terpisah anggota Komisi A DPRD Makassar, Nurmiati dari partai Hanura menegaskan persoalan pendapatan daerah dari PD Parkir sangat jelas mengindikasikan adanya pendapatan yang tidak tersalurkan secara maksimal. (rhd/pap)


  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR, Siswono...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Empat gubernur se-Kalimantan akan mengadukan...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Anggota DPR RI khawatir, revisi...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Sebelas hari sudah tim gabungan...

Politik

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Politisi Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana,...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham, menegaskan,...

Senin, 21 Mei 2012 JAKARTA -- Suhardi Duka (SDK) dinilai memiliki peluang...

Senin, 21 Mei 2012 GOWA, FAJAR -- Kandidat calon gubernur Sulsel Ilham Arief...

Hukum

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA -- Kerja keras Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),...

Rabu, 16 Mei 2012 MAKASSAR,FAJAR -- Sidang dugaan penyelewengan dana Bantuan...

Selasa, 15 Mei 2012 JAKARTA -- Tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian...

Sabtu, 12 Mei 2012 JAKARTA  -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Ekonomi

Sabtu, 19 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Cadangan minyak dan gas (migas) Indonesia...

Sabtu, 19 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Cadangan minyak dan gas (migas) Indonesia...

Sabtu, 19 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah pusat menyetujui kuota ekspor...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali...

Hiburan

Senin, 21 Mei 2012 BRISBANE -- Penyanyi utama grup legendaris Bee Gees, Robin...

Senin, 21 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Wanted 2012 akhirnya mendapatkan jawara...

Minggu, 20 Mei 2012 INGGRIS, FAJAR -- Teen Choice Awards 2012 akan diadakan 22...

Minggu, 20 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Band papan atas Indonesia, D-Masiv...

Internasional

Sabtu, 19 Mei 2012 WASHINGTON, FAJAR -- Langkah Barack Obama untuk kembali...

Jumat, 18 Mei 2012 LEBANON -- Tim Unit Video UNIFIL (United Nations Interim...

Jumat, 18 Mei 2012 DEN HAAG -- Pengadilan Kriminal Internasional untuk Bekas...

Jumat, 18 Mei 2012 PARIS, FAJAR -- Persoalan ekonomi yang membelit Eropa...