Home » Ekonomi dan Bisnis » Bisnis

Selasa, 07 Februari 2012 | 10:26:54 WITA | 362 HITS
Pinjaman Siaga Pangan USD4 M

JAKARTA, FAJAR -- Pemerintah berharap mendapatkan pinjaman siaga sebesar USD4 miliar dari lembaga-lembaga keuangan multilateral.
Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, fasilitas deferred drawdown option (DDO) itu bakal disiapkan untuk mengantisipasi krisis pangan. "Pangan menjadi satu yang kita perhatikan dan ini kita sudah develop sejak kuartal ketiga tahun lalu untuk menyiapkan dana kontinjensi terkait dengan pangan," kata Menkeu di sela-sela seminar "How Asia Responds to Global Fianancial Crisis, Transformation, and Food Price Volatility" di Jakarta kemarin.
Agus mengatakan pinjaman siaga tersebut juga diperlukan untuk mengantisipasi ancaman perubahan iklim. "Insentif terus kita akan lakukan," kata Agus. Menkeu mengatakan krisis pangan bisa lebih berat dampaknya dibandingkan krisis finansial. Sebab hal itu menyebabkan kenaikan harga pangan yang sulit dikendalikan.
Kepala Ekonom Bank Pembangunan Asia (ADB) Changyong Ree mengatakan, krisis keuangan telah meningkatkan gejolak harga pangan dan harga komoditas dunia. "Harga pangan yang meningkat dan bergejolak terutama beras, berdampak besar terhadap ketahanan pangan jutaan warga ASEAN. Kawasan harus bertindak sekarang dan secara bersama-sama untuk menghindari guncangan akibat lonjakan harga pangan untuk mencegah agar tidak berdampak kepada warga paling miskin dan rentan di kawasan ini," katanya.
Kepala Kantor Integrasi Ekonomi Regional ADB Iwan Jaya Azis mengatakan, perekonomian Asia harus mendorong konsumsi dalam negeri. "Ini agar pertumbuhan ekonomi terus berkelanjutan dan untuk memastikan agar suara mereka ikut menentukan dalam penataan kembali perekonomian global. Mereka juga harus memastikan seluruh penduduk mendapatkan manfaat dari pertumbuhan tersebut," kata Iwan. (jpnn/upi)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Sulsel kembali mendapatkan penghargaan...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA -- Wakil Ketua DPD La Ode Ida (Senator Sulawesi...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Black box berisi cockpit voice recorder...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Tim investigasi dari Komite Nasional...

Politik

Kamis, 17 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Sejumlah kandidat calon wali kota...

Kamis, 17 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Pasangan Ilham Arief Sirajuddin dan Aziz...

Kamis, 17 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Dinamika penentuan calon gubernur Sulsel...

Kamis, 17 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Kandidat calon gubernur Sulsel, Andi...

Hukum

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA -- Kerja keras Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),...

Rabu, 16 Mei 2012 MAKASSAR,FAJAR -- Sidang dugaan penyelewengan dana Bantuan...

Selasa, 15 Mei 2012 JAKARTA -- Tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian...

Sabtu, 12 Mei 2012 JAKARTA  -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Ekonomi

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Menkeu Agus Martowardojo telah menetapkan...

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA -- Walaupun selama lima tahun terakhir ini jumlah...

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Untuk mengurangi pengangguran di...

Hiburan

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Vokalis Band Nidji, Giring, mengaku...

Kamis, 17 Mei 2012 Penolakan Markas Besar Kepolisian mengeluarkan izin untuk...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA -- Pelawak Sule, berencana memboyong keluarganya...

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Polda Metro Jaya menolak terselenggaranya...

Internasional

Kamis, 17 Mei 2012 KUALA LUMPUR, FAJAR -- Mahasiswa asal Sulsel menunjukkan...

Senin, 14 Mei 2012 KUALA LUMPUR, FAJAR -- Ikatan Mahasiswa Sulawesi Selatan...

Sabtu, 12 Mei 2012 MOSKOW, FAJAR -- Kecelakaan pesawat buatan Sukhoi yang...

Rabu, 09 Mei 2012 ARAB SAUDI -- Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono melalui...