![]() |
|
Home »
Hukum
Selasa, 07 Februari 2012 | 10:12:15 WITA | 346 HITS Sabu Pilot Diduga Dari Pemasok Yang Sama INT
sabu-sabu Perwira menengah ini menjelaskan, sabu yang dikonsumsi Sjaiful ditemukan dalam kondisi sudah dikonsumsi. "Jadi, sore dia mengkonsumsi, saat ditangkap posisinya sudah terpakai," katanya. Penyidik menduga sabu ini dipasok oleh mafia narkoba yang sama dengan pemasok pilot Hanum Adhyaksa yang ditangkap di Makassar bulan lalu. "Arahnya mulai mengerucut, pengakuan HA memang pernah mengkonsumsi bersama-sama," kata Sumirat. Jaringan ini diduga memang merawat konsumen dengan lihai. Mereka juga tahu pasti dimana pilot-pilot Lion Air menginap jika sedang istirahat di kota-kota besar. "Kita sekarang cek di laboratorium barang buktinya (sabu)," katanya. Dari pengecekan itu, kadar dan racikan sabu bisa dibandingkan dengan barang bukti yang disita dari Hanum sebulan sebelumnya. "Secara ilmiah nanti bisa ditentukan apakah identik atau tidak, ada ilmunya itu," katanya. Tim laboratorium BNN memang jago-jago. Bahkan, ada perwira yang menguasai dna ganja. Jadi, jika ada ganja bisa diketahui ganja itu dipetik di daerah mana. Pembuktian ilmiah ini nantinya menguatkan tuntutan di pengadilan. Secara terpisah, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Saud Usman Nasution menyebut penangkapan pilot itu bisa membuat jera pengguna lainnya dalam profesi sejenis. "Terutama yang bertanggungjawab dalam moda transportasi, seperti pilot atau sopir," katanya. Meski begitu, Saud meminta, masyarakat tidak khawatir, apalagi panik dan takut terbang dengan amskapai tertentu. "Janganlah kita membuat gaduh suasana, atau membuat kepercayaan publik terhadap maskapai itu menurun, karena sudah ada aturannya tentang pemberantasan narkoba itu," katanya. Polri akan berkoordinasi dengan pihak pengelola bandara. "Kita juga sudah bekerjasama dengan berbagai pihak di bandara untuk mengawasi ketat penyalahgunaan narkoba ini.Kita akan memperketat pemeriksaan,dari bagasi,barang bawaan," katanya. Mantan Kadensus 88 ini menyebut si pilot bisa dijerat dengan UU lain diluar UU Narkotika. "Kita kaji apakah ada pasal di UU Penerbangan yang bisa digunakan," katanya. Secara terpisah, anggota Komisi V (Perhubungan) DPR RI dari Fraksi PKS,Yudi Widiana Adia mendesak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memeriksa dan mengaudit dokter dan laboratorium yang memeriksa pilot-pilot maskapai Lion Air. "Patut dicurigai ada kesalahan prosedur pemeriksaan urine pilot yang membuat pengguna narkoba lolos menjadi pilot dan menerbangkan pesawat. Jelas ini sangat membahayakan penumpang," katanya. Bukan hanya IDI, pihak Kementerian Perhubungan juga harus bertanggungjawab dan menjelaskan persoalan ini agar tidak menimbulkan kecemasan di kalangan masyarakat. Penggunaan narkoba oleh pilot akan berdampak hilangnya kepercayaan publik terhadap keselamatan penerbangan. Yudi menyayangkan pernyataan pimpinan Lion Air yag mengaku kesulitan mengawasi karyawannya, termasuk pilot yang kecanduan narkoba. "Kita sudah terlalu sering mendengar permintaan maaf dari maskapai bersangkutan, namun kejadian ini terus berulang. Tentu kita tidak ingin hal yang sama kembali terulang di masa datang," katanya. Comment on Facebook
Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id Informasi Pemasangan Iklan Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id Telepon 0411-441441 (ext. 1437). |
Berita Utama:
» 17 Mei 2012
Tak Akan Lantik Kepala Daerah Baru » 17 Mei 2012 Asmaun Desak Penerima Dibawa ke Pengadilan » 17 Mei 2012 Komodo Resmi Jadi Keajaiban Dunia » 17 Mei 2012 Menang Tipis, Peluang PSM Menipis » 17 Mei 2012 Jenazah Kameramen Trans TV Ditemukan Berita Populer:
» 02 Maret 2011
Beli TV di Metro, Langsung Rusak » 05 Mei 2011 Krisdayanti, Bercerai Gara-gara Ranjang » 07 Februari 2011 Julia Perez, Sex, Lying & Love » 07 Februari 2011 Video Porno Luna, Ariel Diduga Melanggar HAM » 02 Maret 2011 Bisa Video Chat di Facebook » 22 Maret 2011 Syahrini, Sindir Anang Lewat Lagu » 25 Januari 2011 Mahasiswa UGM Mengaku Pembuat Jejak UFO di Sleman |
Grup Fajar |
Mitra Fajar
Sumatera Ekspres
| STIM NITRO
| Rakyat Aceh
| Kaltim Post
| Jawa Pos
| Info Indo
| Indo Pos
| Graha Pena
| FIPO
|
![]() |
|
FAJAR TV
NasionalKamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 PolitikKamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 HukumKamis, 17 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 Selasa, 15 Mei 2012 Sabtu, 12 Mei 2012 EkonomiKamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 HiburanKamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 InternasionalKamis, 17 Mei 2012 Senin, 14 Mei 2012 Sabtu, 12 Mei 2012 Rabu, 09 Mei 2012 |


JAKARTA, FAJAR -- Sulsel kembali mendapatkan penghargaan...
JAKARTA -- Wakil Ketua DPD La Ode Ida (Senator Sulawesi...
JAKARTA, FAJAR -- Tim investigasi dari Komite Nasional...
MAKASSAR, FAJAR -- Sejumlah kandidat calon wali kota...
MAKASSAR, FAJAR -- Pasangan Ilham Arief Sirajuddin dan Aziz...
MAKASSAR, FAJAR -- Dinamika penentuan calon gubernur Sulsel...
MAKASSAR, FAJAR -- Kandidat calon gubernur Sulsel, Andi...
JAKARTA -- Kerja keras Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),...
MAKASSAR,FAJAR -- Sidang dugaan penyelewengan dana Bantuan...
JAKARTA -- Tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian...
JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
JAKARTA, FAJAR -- Menkeu Agus Martowardojo telah menetapkan...
JAKARTA -- Walaupun selama lima tahun terakhir ini jumlah...
JAKARTA, FAJAR -- Untuk mengurangi pengangguran di...
JAKARTA, FAJAR -- Vokalis Band Nidji, Giring, mengaku...
Penolakan Markas Besar Kepolisian mengeluarkan izin untuk...
JAKARTA, FAJAR -- Polda Metro Jaya menolak terselenggaranya...
KUALA LUMPUR, FAJAR -- Mahasiswa asal Sulsel menunjukkan...
KUALA LUMPUR, FAJAR -- Ikatan Mahasiswa Sulawesi Selatan...
MOSKOW, FAJAR -- Kecelakaan pesawat buatan Sukhoi yang...
ARAB SAUDI -- Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono melalui...