![]() |
|
Home »
Makassar Hari Ini »
Peristiwa
Selasa, 07 Februari 2012 | 19:29:05 WITA | 250 HITS CPNS Baru Bebani Anggaran int
Ilustrasi Jumlah PNS di Bulukumba saat ini dianggap berlebih. Dari sekira 8.300 orang PNS saja, setiap tahunnya sekira 60 persen APBD digunakan ke belanja gaji dan honor pegawai. Hanya kurang dari 40 persen yang bisa digunakan untuk pembangunan. Ini yang membuat pemkab menghentikan penerimaan CPNS untuk sementara. Termasuk tenaga guru. Kebijakan ini diambil meskipun secara nasional memberi kesempatan untuk rekrutmen. Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Bulukumba mengatakan tenaga guru pada bidang studi tertentu malah berlebih. Meskipun BKDD tidak memungkiri beberapa guru bidang studi tertentu juga perlu penambahan. Hanya saja, BKDD menilai ada peluang untuk mengonversi guru bidang studi tertentu yang untuk bidang studi lain. Salah satu yang dicontohkan adalah pada bidang studi pendidikan jasmani dan guru pendidikan agama. Pada bidang studi ini dianggap pada dasarnya bisa saja saling menutupi. Selain itu, ada juga opsi lain yang disampaikan yakni dengan menggeser tenaga guru yang berlebih pada tingkat Sekolah Dasar (SD) untuk mengajar pada tingkat pendidikan lanjutan dan menengah. Hal ini dinilai memungkinkan karena sekaligus akan menjadi bagian dari penjenjangan guru bidang studi tertentu. Namun, BKDD menilai perlu analisa lebih jauh. Kendati demikian, bukan berarti tidak bisa dilaksanakan dalam usaha untuk pemerataan guru. Sekaligus untuk menghindari penumpukan guru pada satu bidang studi tertentu. Kepala BKDD Bulukumba, Andi Syafrul Patunru menegaskan hal ini saat ditemui akhir pekan lalu. Menurutnya, daripada membuka penerimaan PNS dengan konsekuensi terjadi penambahan anggaran untuk pembiayaannya, maka langkah lain yang bisa dilakukan adalah rasionalisasi. Pasalnya, menurut Syafrul memang untuk sektor pendidikan ini masih banyak keluhan kekurangan tenaga guru. Hanya saja, kata dia, tanpa menafikan persoalan tersebut, harus ada gagasan baru demi efektivitas anggaran. "Ini saya anggap penting. Karena kita harus pikirkan beban anggaran nantinya," kata Syafrul. Soal tenaga teknis, Syafrul secara tegas mengatakan belum dibutuhkan penambahan saat ini. Menurutnya, yang butuh pengkajian adalah tenaga guru dan tenaga kesehatan saja. Saat ini, menurutnya, untuk tenaga teknis sudah cukup untuk melaksanakan kerja-kerja kedinasan setiap hari. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bulukumba, Akbar Amier sebelumnya mengatakan bahwa memang pada dasarnya masih dibutuhkan tenaga guru. Hanya saja, Akbar juga tidak mengingkari perlunya untuk dilakukan analisa sebaran guru tersebut. "Kalau kekurangan yah mungkin kita sekarang masih butuh guru sampai 600 orang," katanya. Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Bulukumba, Andi Bau Amal mengatakan bahwa terkait formasi apapun termasuk guru dan kesehatan pihak Pemkab kemungkinan besar belum akan melakukan penerimaan. Alasannya, saat ini masih cukup untuk dimaksimalkan. Selain itu, dia mengatakan soal beban anggaran juga menjadi salah satu pertimbangan utama. Bahkan Bau Amal sempat mengatakan akan mengikuti skenario moratorium penerimaan PNS yang akan menutup ruang dulu hingga 2013.(arm) Comment on Facebook
Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id Informasi Pemasangan Iklan Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id Telepon 0411-441441 (ext. 1437). |
Berita Utama:
» 17 Mei 2012
Tak Akan Lantik Kepala Daerah Baru » 17 Mei 2012 Asmaun Desak Penerima Dibawa ke Pengadilan » 17 Mei 2012 Komodo Resmi Jadi Keajaiban Dunia » 17 Mei 2012 Menang Tipis, Peluang PSM Menipis » 17 Mei 2012 Jenazah Kameramen Trans TV Ditemukan Berita Populer:
» 02 Maret 2011
Beli TV di Metro, Langsung Rusak » 05 Mei 2011 Krisdayanti, Bercerai Gara-gara Ranjang » 07 Februari 2011 Julia Perez, Sex, Lying & Love » 07 Februari 2011 Video Porno Luna, Ariel Diduga Melanggar HAM » 02 Maret 2011 Bisa Video Chat di Facebook » 22 Maret 2011 Syahrini, Sindir Anang Lewat Lagu » 25 Januari 2011 Mahasiswa UGM Mengaku Pembuat Jejak UFO di Sleman |
Grup Fajar |
Mitra Fajar
Sumatera Ekspres
| STIM NITRO
| Rakyat Aceh
| Kaltim Post
| Jawa Pos
| Info Indo
| Indo Pos
| Graha Pena
| FIPO
|
![]() |
|
FAJAR TV
NasionalKamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 PolitikKamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 HukumKamis, 17 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 Selasa, 15 Mei 2012 Sabtu, 12 Mei 2012 EkonomiKamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 HiburanKamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 InternasionalKamis, 17 Mei 2012 Senin, 14 Mei 2012 Sabtu, 12 Mei 2012 Rabu, 09 Mei 2012 |


JAKARTA, FAJAR -- Sulsel kembali mendapatkan penghargaan...
JAKARTA -- Wakil Ketua DPD La Ode Ida (Senator Sulawesi...
JAKARTA, FAJAR -- Tim investigasi dari Komite Nasional...
MAKASSAR, FAJAR -- Sejumlah kandidat calon wali kota...
MAKASSAR, FAJAR -- Pasangan Ilham Arief Sirajuddin dan Aziz...
MAKASSAR, FAJAR -- Dinamika penentuan calon gubernur Sulsel...
MAKASSAR, FAJAR -- Kandidat calon gubernur Sulsel, Andi...
JAKARTA -- Kerja keras Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),...
MAKASSAR,FAJAR -- Sidang dugaan penyelewengan dana Bantuan...
JAKARTA -- Tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian...
JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
JAKARTA, FAJAR -- Menkeu Agus Martowardojo telah menetapkan...
JAKARTA -- Walaupun selama lima tahun terakhir ini jumlah...
JAKARTA, FAJAR -- Untuk mengurangi pengangguran di...
JAKARTA, FAJAR -- Vokalis Band Nidji, Giring, mengaku...
Penolakan Markas Besar Kepolisian mengeluarkan izin untuk...
JAKARTA, FAJAR -- Polda Metro Jaya menolak terselenggaranya...
KUALA LUMPUR, FAJAR -- Mahasiswa asal Sulsel menunjukkan...
KUALA LUMPUR, FAJAR -- Ikatan Mahasiswa Sulawesi Selatan...
MOSKOW, FAJAR -- Kecelakaan pesawat buatan Sukhoi yang...
ARAB SAUDI -- Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono melalui...