Home » Local News » Sulsel

Sabtu, 28 Januari 2012 | 19:38:10 WITA | 198 HITS
Mantan Legislator Siap Bantu Kejaksaan
Anggota DPRD Minta Diusut Tuntas

PAREPARE, FAJAR -- Rencana Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare mengusut dugaan pemerasaan legislatif terhadap eksekutif direspons anggota DPRD setempat. Bahkan mantan legislator Kota Parepare siap membantu kejari mengungkap kasus ini.
Anggota DPRD Parepare, Kurtafati mengatakan, mendukung langkah kejari mengusut tuntas kasus yang mencoreng lembaganya ini. Bukan apa-apa, santernya isu pemerasan, kata Kurtafati, merusak citra lembaga. Padahal, kata dia, bisa jadi pelakunya hanya oknum tertentu.

"Secara pribadi saya mendukung Kejari Parepare karena saya yakin ini permainan oknum. Bukan dewan secara keseluruhan," ucapnya.

Kurtafati juga menyarankan para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang pernah diperas agar melaporkan ke yang berwajib. Alasanya, jangan sampai wacana tersebut hanya berembus dan tidak terselesaikan karena pemberi tidak mau buka suara. Selain itu, Kurtafati berharap agar dua penegak hukum, yakni kejaksaan dan kepolisian secepatnya turun tangan mengusut kasus ini.

"Kalau kejaksaan tidak bisa berbuat apa-apa, serahkan saja ke kepolisian. Intinya kedua penegak hukum mengusut tuntas santernya isu pemerasan ini," pintanya.

Apresiasi yang sama juga datang dari Sapri Tajuddin. Menurut anggota DPRD ini, perbuatan seperti itu sudah di luar batas. Sedangkan mengenai dana sebesar Rp350 juta yang disebutkan sebagai pembayaran pra-pembahasan RAPBD, ia mengaku tidak tahu sama sekali. 

"Kalau aparat mau mengusut kasus ini, saya sangat mendukung. Terus terang saya tidak tahu menahu ada 

permainan semacam ini. Terutama uang Rp350 juta,” ujarnya.

Terpisah, mantan Wakil Ketua DPRD Parepare, Ridha Ali menyatakan, pemerasan sangat mungkin terjadi. Karena, kata dia,  DPRD memiliki kewenangan dan kekuasaan yang sangat besar dalam mengalokasikan anggaran. DPRD, ungkap Ridha, lebih dominan suaranya ketimbang eksekutif.

"Saya juga pernah duduk di dewan, jadi tahu banyak sepak terjang mereka," katanya. Menurut Ridha, peristiwa tersebut secara fisik sulit dibuktikan, tetapi secara analisa bisa. Ridha bahkan bersedia membantu aparat kalau memang serius mengungkap masalah tersebut.  

"Banyak bukti yang saya pegang, kalau serius saya siap membantu. Makanya aparat jangan main gertak saja. Begitu juga dengan anggota dewan yang berkomentar, harus siap membantu aparat. Sudah waktunya kita memperbaiki lembaga terhormat itu. Satu lagi, pentingnya refleksi di DPRD dan mengevaluasi agar dilakukan pencegahan," beber Ridha. (dani)

 

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Kamis, 23 Februari 2012 JAKARTA, FAJAR -- Andi Alifian Mallarangeng kembali...

Rabu, 22 Februari 2012 Kecelakaan lalu lintas dengan melibatkan angkutan umum,...

Rabu, 22 Februari 2012 MULAI April nanti, tiket elektronik busway akan berubah....

Rabu, 22 Februari 2012 SEKITAR 2,3 juta jiwa warga DKI Jakarta masih belum terekam...

Politik

Kamis, 23 Februari 2012 JAKARTA, FAJAR -- Kemungkinan tidak beresnya data penduduk...

Kamis, 23 Februari 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Kecondongan cagub incumbent, Syahrul...

Kamis, 23 Februari 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Ketua Dewan Pakar Ikatan Cendikiawan...

Kamis, 23 Februari 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Pasangan Semangat Baru Sulsel, Sulsel,...

Hukum

Kamis, 23 Februari 2012 JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Rabu, 22 Februari 2012 MAKASSAR,FAJAR -- Punggutan Liar (Pungli) terkait...

Selasa, 21 Februari 2012 LAPORAN Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan...

Senin, 20 Februari 2012 JAKARTA -- Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi...

Ekonomi

Rabu, 22 Februari 2012 MAMUJU -- Pascapelarangan eksport rotan mentah, kondisi...

Rabu, 22 Februari 2012 JAKARTA - Sempat terhenti mulai 2009 sampai sekarang,...

Selasa, 21 Februari 2012 JAKARTA -- Pemerintah akan membuat cadangan beras baru...

Selasa, 21 Februari 2012 JAKARTA -- Presiden Direktur PT Schroder Investment...

Hiburan

Kamis, 23 Februari 2012 MAKASSAR,FAJAR -- Suasana lain dari biasanya membahana di...

Kamis, 23 Februari 2012 Penyanyi asal Inggris, Adele kembali menunjukkan...

Rabu, 22 Februari 2012 JAKARTA - Perceraian sepertinya sama sekali tidak...

Rabu, 22 Februari 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Film Republik Twitter menjadi salah satu...

Internasional

Rabu, 22 Februari 2012 YUNANI - Setelah sekitar 13 jam melakukan perundingan,...

Rabu, 22 Februari 2012 SANAA--Rakyat Yaman akhirnya memilih presiden baru sebagai...

Rabu, 22 Februari 2012 ATHENA, FAJAR -- Uni Eropa kembali menggelontarkan 130...

Rabu, 22 Februari 2012 DUBLIN, FAJAR -- Wakil Presiden (Wapres) China, Xi Jinping,...