Home » Ekonomi dan Bisnis » Yang Lain

Kamis, 26 Januari 2012 | 10:51:52 WITA | 277 HITS
Palma Garap Sawit di Soppeng
Manfaatkan 15.000 Ha Lahan Kritis

WATANSOPPENG, FAJAR -- Lahan yang luas dan cocok untuk tanaman kelapa sawit menggoda investor sektor perkebunan untuk menanamkan modalnya di Soppeng. PT Palma Agro Lestari Makmur (PT Palma) misalnya, berencana menggelontorkan dananya untuk menggarap 15.000 hektare lahan sawit.

Kepala Seksi Sumber Daya Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Hutbun) Soppeng, M Rauf, Rabu 25 Januari, mengatakan, pihak perusahaan siap menjalin kerja sama dengan patani. Kerja samanya dengan pola kemitraan.

"Perusahaan siap menjalin kerja sama dengan pihak pemkab dan petani.Rencana ini disambut hangat pa bupati," kata Rauf.

Rauf menambahkan, Pemkab telah memberikan rekomendasi kepada PT Palma untuk mengembangkan perkebunan sawit. Pihak PT Palma sambung dia, kini sementara mengurus izin lahan sebagai salah satu persyaratan sebelum melakukan pengembangan.

Dia menjelaskan, pola kemitraan yakni bekerja sama antara perusahaan dan petani. Perusahaan dalam hal ini membina petani dengan bagi hasil 60:40 (60 persen perusahan, 40 persen petani).

Menurut Rauf jika program ini berjalan, akan sangat menunjang pembangunan berkelanjutan. Apalagi PT Palma kata dia, akan mendirikan pabrik pengolahan buah kelapa sawit dengan mengutamakan merekrut tenaga kerja lokal.

Rauf mengakui, pengembangan sawit di Soppeng masih sangat terbuka di mana masih ada 10.412 hektare lahan kritis. "Jadi pengembangan sawit ini tidak hanya meningkatkan ekonomi masyarakat, juga mereboisasi lahan kritis yang selama ini tidak digarap petani," tandasnya. (asr/upi)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Kamis, 23 Februari 2012 JAKARTA, FAJAR -- Andi Alifian Mallarangeng kembali...

Rabu, 22 Februari 2012 Kecelakaan lalu lintas dengan melibatkan angkutan umum,...

Rabu, 22 Februari 2012 MULAI April nanti, tiket elektronik busway akan berubah....

Rabu, 22 Februari 2012 SEKITAR 2,3 juta jiwa warga DKI Jakarta masih belum terekam...

Politik

Kamis, 23 Februari 2012 JAKARTA, FAJAR -- Kemungkinan tidak beresnya data penduduk...

Kamis, 23 Februari 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Kecondongan cagub incumbent, Syahrul...

Kamis, 23 Februari 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Ketua Dewan Pakar Ikatan Cendikiawan...

Kamis, 23 Februari 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Pasangan Semangat Baru Sulsel, Sulsel,...

Hukum

Rabu, 22 Februari 2012 MAKASSAR,FAJAR -- Punggutan Liar (Pungli) terkait...

Selasa, 21 Februari 2012 LAPORAN Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan...

Senin, 20 Februari 2012 JAKARTA -- Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi...

Sabtu, 18 Februari 2012 Nama Miranda Swaray Gultom makin fenomenal belakangan ini....

Ekonomi

Rabu, 22 Februari 2012 MAMUJU -- Pascapelarangan eksport rotan mentah, kondisi...

Rabu, 22 Februari 2012 JAKARTA - Sempat terhenti mulai 2009 sampai sekarang,...

Selasa, 21 Februari 2012 JAKARTA -- Pemerintah akan membuat cadangan beras baru...

Selasa, 21 Februari 2012 JAKARTA -- Presiden Direktur PT Schroder Investment...

Hiburan

Kamis, 23 Februari 2012 MAKASSAR,FAJAR -- Suasana lain dari biasanya membahana di...

Kamis, 23 Februari 2012 Penyanyi asal Inggris, Adele kembali menunjukkan...

Rabu, 22 Februari 2012 JAKARTA - Perceraian sepertinya sama sekali tidak...

Rabu, 22 Februari 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Film Republik Twitter menjadi salah satu...

Internasional

Rabu, 22 Februari 2012 YUNANI - Setelah sekitar 13 jam melakukan perundingan,...

Rabu, 22 Februari 2012 SANAA--Rakyat Yaman akhirnya memilih presiden baru sebagai...

Rabu, 22 Februari 2012 ATHENA, FAJAR -- Uni Eropa kembali menggelontarkan 130...

Rabu, 22 Februari 2012 DUBLIN, FAJAR -- Wakil Presiden (Wapres) China, Xi Jinping,...