![]() |
|
Home »
Makassar Hari Ini »
Yang Lain
Selasa, 24 Januari 2012 | 22:08:44 WITA | 250 HITS Menilik Perkumpulan Hainan di Makassar Tangani Urusan Anggota dan Kegiatan Sosial Kota Makassar merupakan kota besar di nusantara yang dihuni etnis Hainan. Sejak abad 20, leluhur etnis Hainan sudah mulai berdatangan dan menetap di Makassar. PAGUYUBAN. Kantor perkumpulan Hainan di Jl Sangir Makassar Senin, 23 Januari.
NURHADI/FAJAR Salah satu warga negara asing yang menetap di Makassat yakni warga Tionghoa. Terkhusus etnis Hainan, mereka sudah mendapat tempat di Kota Makassar dengan keberadaan perkumpulan mereka yang diberi nama Perkumpulan Hainan. Nama itu sesuai tempat di mana mereka berasal yakni di Provinsi Hainan China. Provinsi Hainan merupakan salah satu pulau di China yang luasnya tidak jauh berbeda dengan negara Taiwan. Perkumpulan etnis Hainan kini telah memiliki sekretariat yang megah tepatnya di Jalan Sangir. Di sana mereka menjalankan tugas organisasi untuk memberikan manfaat bagi anggota perkumpulan Hainan. "Intinya kami mengurus masalah-masalah kematian dan pernikahan bagi anggota perkumpulan," jelas Saeful, wakil Kepala Seksi Sosial Perkumpulan Hainan saat ditemui kemarin Lalu, bagaimana sejarahnya hingga etnis Hainan ini bisa eksis di Kota Makassar? Menurut data statistik, etnis Hainan di Makassar kini telah mencapai 2000 jiwa. Komunitas Hainan tidak hanya bergumul di bidang bisnis semata numun juga aktif bergerak di sektor usaha peningkatan kesejahteraan sosial dan kemanusiaan. Mereka dengan mudah berasimilasi dengan penduduk lokal bersama berusaha meningkatkan kesejahteraan umum. Awalnya, tahun 1918 silam para sesepuh Hainan pertama kali mendirikan perkumpulan yang mereka beri nama Yayasan Qiong Zhou. Namun kerena masalah pengolaan pendanaan Yayasan Qiong Zhou sempat ditutup. Namun dengan semangat, dua tahun kemudian berkat prakarsa sesepuh Lu Xiu Ze, Liang De Ming dan Fu Ting Yan serta dukungan warga Hainan waktu itu, maka dibentuklah paguyuban warga Hainan. Singkat sejarah, tahun 1951 pemerintah kota waktu itu memerintahkan untuk memindahkan pekuburan yangg terletak di tengah-tengah kota ke Bantujangang yg terletak 10 KM dari pinggiran kota. Tahun 1953 di lokasi pekuburan baru itu, warga Hainan mendirikan bangunan untuk kegiatan sembahyang arwah dan cimbeng. "Perkumpulan Hainan pernah mengalami masa-masa sulit yakni ketika pergolakan politik G 30-S PKI yang dibarengi dengan gerakan anti warga keturunan," lanjut Saeful. Waktu itu, kata dia gedung sekolah dan gedung pertemuan WNI keturunan disita, kegiatan sosial pun dilarang dilakukan. Berkat usaha dan kerja keras, mereka kembali bisa membangun perkumpulan Hainan yg kini telah berlangsung selama periode ke delapan. "Besok kami akan melaksanakan acara open house yang kami beri nama Temu Hati Imlek 2563. Itu akan dihadiri pemerintah dan jajaranya," ujar Saeful. (*) Comment on Facebook
Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id Informasi Pemasangan Iklan Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id Telepon 0411-441441 (ext. 1437). |
Berita Utama:
» 17 Mei 2012
Tak Akan Lantik Kepala Daerah Baru » 17 Mei 2012 Asmaun Desak Penerima Dibawa ke Pengadilan » 17 Mei 2012 Komodo Resmi Jadi Keajaiban Dunia » 17 Mei 2012 Menang Tipis, Peluang PSM Menipis » 17 Mei 2012 Jenazah Kameramen Trans TV Ditemukan Berita Populer:
» 02 Maret 2011
Beli TV di Metro, Langsung Rusak » 05 Mei 2011 Krisdayanti, Bercerai Gara-gara Ranjang » 07 Februari 2011 Julia Perez, Sex, Lying & Love » 07 Februari 2011 Video Porno Luna, Ariel Diduga Melanggar HAM » 02 Maret 2011 Bisa Video Chat di Facebook » 22 Maret 2011 Syahrini, Sindir Anang Lewat Lagu » 25 Januari 2011 Mahasiswa UGM Mengaku Pembuat Jejak UFO di Sleman |
Grup Fajar |
Mitra Fajar
Sumatera Ekspres
| STIM NITRO
| Rakyat Aceh
| Kaltim Post
| Jawa Pos
| Info Indo
| Indo Pos
| Graha Pena
| FIPO
|
![]() |
|
FAJAR TV
NasionalKamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 PolitikKamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 HukumRabu, 16 Mei 2012 Selasa, 15 Mei 2012 Sabtu, 12 Mei 2012 Selasa, 08 Mei 2012 EkonomiKamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 HiburanKamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 InternasionalKamis, 17 Mei 2012 Senin, 14 Mei 2012 Sabtu, 12 Mei 2012 Rabu, 09 Mei 2012 |


JAKARTA, FAJAR -- Tim investigasi dari Komite Nasional...
JAKARTA, FAJAR -- Komite Nasional Keselamatan Transportasi...
MAKASSAR, FAJAR -- Sejumlah kandidat calon wali kota...
MAKASSAR, FAJAR -- Pasangan Ilham Arief Sirajuddin dan Aziz...
MAKASSAR, FAJAR -- Dinamika penentuan calon gubernur Sulsel...
MAKASSAR, FAJAR -- Kandidat calon gubernur Sulsel, Andi...
MAKASSAR,FAJAR -- Sidang dugaan penyelewengan dana Bantuan...
JAKARTA -- Tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian...
JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
WATAMPONE, FAJAR -- Dugaan adanya aliran dana kredit fiktif...
JAKARTA, FAJAR -- Menkeu Agus Martowardojo telah menetapkan...
JAKARTA -- Walaupun selama lima tahun terakhir ini jumlah...
JAKARTA, FAJAR -- Untuk mengurangi pengangguran di...
JAKARTA, FAJAR -- Vokalis Band Nidji, Giring, mengaku...
Penolakan Markas Besar Kepolisian mengeluarkan izin untuk...
JAKARTA, FAJAR -- Polda Metro Jaya menolak terselenggaranya...
KUALA LUMPUR, FAJAR -- Mahasiswa asal Sulsel menunjukkan...
KUALA LUMPUR, FAJAR -- Ikatan Mahasiswa Sulawesi Selatan...
MOSKOW, FAJAR -- Kecelakaan pesawat buatan Sukhoi yang...
ARAB SAUDI -- Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono melalui...