![]() |
|
Home »
Local News »
Sulsel
Jumat, 20 Januari 2012 | 19:27:36 WITA | 434 HITS Kelangkaan Pupuk Belum Teratasi SRI/FAJAR
BASMI HAMA. Kesulitan mendapatkan pupuk dialami petani hampir semua daerah di Sulsel. Kelangkaan pupuk terjadi setiap memasuki musim tanam Akibatnya petani di pelbagai daerah masih mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk. Kalau pun ada, harganya jauh lebih tinggi dari HET (harga eceran tertinggi). Abd Kadir, salah satu perwakilan Puskud di Barru, Kamis, 19 Januari, menyatakan, perkembangan terakhir Barru kembali mendapat pasokan tambahan 800 ton pupuk urea. Hanya saja diakui kendala selama ini karena pembongkaran di Makassar yang juga butuh waktu. Dalam waktu dekat ini kemungkinan, kata dia, kelangkaan pupuk sudah teratasi. Selain dari Makassar juga ada kiriman pupuk dari Parepare. Saat ini sejumlah kebutuhan pupuk mulai tertutupi, karena pupuk sudah mulai masuk secara bertahap. “Kami sementara menunggu kiriman pupuk, sudah dalam perjalanan menuju gudang,” katanya. Terkait kelangkaan pupuk ini, pihaknya minta pengecer tidak mempermainkan harga, saat ini harga eceran tertinggi 90 ribu per zak. Harga pupuk harus dipastikan sesuai HET hingga ke para petani. Sementara itu, pendistribusian pupuk dari Makassar ke Bone, terlambat. Akibatnya, petani di Kecamatan Palakka, Lappa Riaja, Awangpone, dan Kahu, kesulitan memperoleh pupuk. Terutama urea. Menanggapi kelangkaan pupuk tersebut, Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Bone, Asmar Arabe mengakui, kalau kelangkaan itu, diakibatkan faktor cuaca di Makassar. "Kondisi hujan di Makassar, yang mengakibatkan pasokan pupuk ke Bone mengalami keterlambatan. Bahkan kelangkaan pupuk itu, tidak hanya terjadi di Bone saja," katanya. Menurut Asmar, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah distributor pupuk yang ada di daerah ini. Namun, sejumlah distributor mengaku, kelangkaan pupuk itu, akibat faktor cuaca di Makassar. Sehingga, sejumlah kapal pengangkut pupuk tidak melakukan pembongkaran. "Namun, sudah ada yang disalurkan. Akan tetapi, secara keseluruhan tidak bisa langsung diatasi semua," jelasnya. Sementara itu, dikonfirmasi, Kamis 19 Januari, Direktur PT Ta' Disangka, Yasir Mahmud, yang juga salah satu distributor pupuk terbesar di daerah ini, mengatakan, kelangkaan pupuk itu, selain disebabkan karena kebutuhan para petani meningkat. Kelangkaan itu, tambahnya, disebabkan karena faktor cuaca. Menurut Yasir, faktor hujan di Makassar, sehingga kapal antre membongkar pupuk di Pelabuhan. Sehingga, tambahnya, pendistribusian pupuk, juga mengalami keterlambatan. Terpisah, Ketua DPRD Bone, Ambo Dalle mengatakan, terkait kelangkaan pupuk itu, DPRD Bone akan mengagendakan pemanggilan pihak terkait persoalan tersebut, seperti Kepala Dinas Tanaman Pangan, Asisten II Pemkab Bone, dan para distributor. Pemanggilan itu, kata dia, agar dapat diketahui kendalanya seperti apa. Apakah, kata Ambo Dalle, karena faktor cuaca semata, atau ada faktor lainnya. Ambo Dalle menambahkan, DPRD Bone melalui Komisi yang menangani persoalan tersebut, akan mengagendakan pemanggilan dan rapat kerja dengan sejumlah instansi terkait dan para distibutor untuk mempertanyakan penyebab kelangkaan pupuk itu. "Seharusnya tim pengawasan pendistribusian pupuk yang ada di Pemkab Bone, melakukan pengawasan dari distributor ke penyalur yang ada di setiap kecamatan di daerah ini," ujarnya. (edy-rus/ars) Comment on Facebook
Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id Informasi Pemasangan Iklan Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id Telepon 0411-441441 (ext. 1437). |
Berita Utama:
» 17 Mei 2012
Tak Akan Lantik Kepala Daerah Baru » 17 Mei 2012 Asmaun Desak Penerima Dibawa ke Pengadilan » 17 Mei 2012 Komodo Resmi Jadi Keajaiban Dunia » 17 Mei 2012 Menang Tipis, Peluang PSM Menipis » 17 Mei 2012 Jenazah Kameramen Trans TV Ditemukan Berita Populer:
» 02 Maret 2011
Beli TV di Metro, Langsung Rusak » 05 Mei 2011 Krisdayanti, Bercerai Gara-gara Ranjang » 07 Februari 2011 Julia Perez, Sex, Lying & Love » 07 Februari 2011 Video Porno Luna, Ariel Diduga Melanggar HAM » 02 Maret 2011 Bisa Video Chat di Facebook » 22 Maret 2011 Syahrini, Sindir Anang Lewat Lagu » 25 Januari 2011 Mahasiswa UGM Mengaku Pembuat Jejak UFO di Sleman |
Grup Fajar |
Mitra Fajar
Sumatera Ekspres
| STIM NITRO
| Rakyat Aceh
| Kaltim Post
| Jawa Pos
| Info Indo
| Indo Pos
| Graha Pena
| FIPO
|
![]() |
|
FAJAR TV
NasionalKamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 PolitikKamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 HukumRabu, 16 Mei 2012 Selasa, 15 Mei 2012 Sabtu, 12 Mei 2012 Selasa, 08 Mei 2012 EkonomiKamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 HiburanKamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 InternasionalKamis, 17 Mei 2012 Senin, 14 Mei 2012 Sabtu, 12 Mei 2012 Rabu, 09 Mei 2012 |


JAKARTA, FAJAR -- Tim investigasi dari Komite Nasional...
JAKARTA, FAJAR -- Komite Nasional Keselamatan Transportasi...
MAKASSAR, FAJAR -- Sejumlah kandidat calon wali kota...
MAKASSAR, FAJAR -- Pasangan Ilham Arief Sirajuddin dan Aziz...
MAKASSAR, FAJAR -- Dinamika penentuan calon gubernur Sulsel...
MAKASSAR, FAJAR -- Kandidat calon gubernur Sulsel, Andi...
MAKASSAR,FAJAR -- Sidang dugaan penyelewengan dana Bantuan...
JAKARTA -- Tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian...
JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
WATAMPONE, FAJAR -- Dugaan adanya aliran dana kredit fiktif...
JAKARTA, FAJAR -- Menkeu Agus Martowardojo telah menetapkan...
JAKARTA -- Walaupun selama lima tahun terakhir ini jumlah...
JAKARTA, FAJAR -- Untuk mengurangi pengangguran di...
JAKARTA, FAJAR -- Vokalis Band Nidji, Giring, mengaku...
Penolakan Markas Besar Kepolisian mengeluarkan izin untuk...
JAKARTA, FAJAR -- Polda Metro Jaya menolak terselenggaranya...
KUALA LUMPUR, FAJAR -- Mahasiswa asal Sulsel menunjukkan...
KUALA LUMPUR, FAJAR -- Ikatan Mahasiswa Sulawesi Selatan...
MOSKOW, FAJAR -- Kecelakaan pesawat buatan Sukhoi yang...
ARAB SAUDI -- Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono melalui...