![]() |
|
Home »
Ekonomi dan Bisnis »
Property
Rabu, 18 Januari 2012 | 00:06:48 WITA | 503 HITS Daewoo Tertarik Bangun Pabrik Mobil di Sulsel amiruddin/fajar
INVESTOR BARU. Presiden Direktur PT Durim Indonesia, Mr Yun IK Joong (kiri) dan Kepala Bidang Industri Alat Transportasi Elektronika dan Aneka Disperindag Sulsel, Andi Saharuddin (kanan) usai pertemuan, Selasa, 17 Januari. Presiden Direktur PT Durim Indonesia yang merupakan perwakilan Daewoo, Selasa, 17 Januari, siang kemarin sudah melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel, Irman YL. Hasilnya, mereka mengundang Gubernur Sulsel dan pihak Disperindag untuk datang langsung ke Seoul, Korsel. Kepala Bidang Industri Alat Transportasi Elektronika dan Aneka Disperindag Sulsel, Andi Saharuddin mengatakan, keinginan Daewoo muncul sebagai tindak lanjut demonstrasi hand tractor di kabupaten dan kota, beberapa waktu lalu. "Dalam rangka survei ke lokasi pabrik handle tractor dan pabrik Mobil Daewoo, PT Durim sebagai perwakilan Daewoo di Indonesia telah mengundang Pak Gubernur berkunjung ke kantornya. Kami telah membikin nota pertimbangan ke Gubernur, dan beliau mengatakan, persiapkan kunjungannya," kata Saharuddin. Dalam pertemuan antara Presiden Direktur PT Durim Indonesia, Mr Yun IK Joong dan Irman, sudah dibuat ancang-ancang kunjungan antara akhir Februari atau awal Maret mendatang. "Akan dilakukan kunjungan dalam rangka menjajaki kerjasama. Karena kebetulan memang Gubernur sudah mencanangkan 2011 lalu, Sulsel sebagai embrio pembangunan mobil nasional. Kita sudah mulai dengan mobil nasional Moko. Sekarang kita mau eksvansi, mungkin teknologinya nanti bagaimana," bebernya. Saharuddin menjelaskan, karena baru pertemuan pertama, belum ada model kerjasama yang disepakati. "Ini baru penjajakan. Kerjasamanya nanti, mungkin traktor. Mungkin juga akan mendirikan pabrik traktor di Sulsel atau membicarakan pabrikan mobil," katanya. Soal pabrikan mobil di Sulsel, Saharuddin mengatakan, itu bukan mustahil. Sebab Daewoo memang selama ini membawahi Hyundai dan KIA. "Hyundai sekarang memproduksi mobil kelas Innova ber-cc 1500. Itu harganya hanya Rp80 juta. Itu yang membuat kita tertarik menjajaki kerja sama ini," katanya. Menurut dia, terlepas dari adanya Moko yang dikerjasamakan dengan Pemprov dengan PT Inka, bisa jadi ada kerjasama dengan Daewoo. "Kalau dari Korsel menguntungkan dan teknologi lebih canggih, kemungkinan orientasi ke Korsel bisa saja. Atau bisa jadi jalan berbarengan dengan Moko. Yang pasti, Kepala Dinas sangat merespons kedatangan PT Durim," katanya. Kemarin, PT Durim sudah memperlihatkan varian mobil yang mereka tawarkan ke Sulsel. Termasuk New Damas 800 cc yang modelnya mirip L300. "Tapi langkah pertama mereka mengundang kita dulu. Mereka juga menyampaikan bahwa pemerintah Korea, tidak mengenakan pajak ekspor. Malah disubsidi. Yang memberatkan kita hanya pajak impor. Tapi kalau memang kita serius, menurut Pak Irman, bisa upayakan 0 persen juga," katanya. Usai pertemuan, Irman yang ditemui di kantornya mengatakan, yang dibicarakan adalah penjajakan termasuk untuk kerjasama Moko dengan perusahaan mobil Korea tersebut. (amr/upi) Comment on Facebook
Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id Informasi Pemasangan Iklan Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id Telepon 0411-441441 (ext. 1437). |
Berita Utama:
» 23 Februari 2012
Yakin Menang Tanpa Rooney » 23 Februari 2012 Indosmelt Inves Rp5 T di Maros » 23 Februari 2012 Menpora "Amankan" Nazaruddin » 23 Februari 2012 Legislator Penerima Bansos Terungkap » 23 Februari 2012 Partai Demokrat Diasingkan di Pilkada Berita Populer:
» 02 Maret 2011
Beli TV di Metro, Langsung Rusak » 07 Februari 2011 Julia Perez, Sex, Lying & Love » 05 Mei 2011 Krisdayanti, Bercerai Gara-gara Ranjang » 07 Februari 2011 Video Porno Luna, Ariel Diduga Melanggar HAM » 02 Maret 2011 Bisa Video Chat di Facebook » 22 Maret 2011 Syahrini, Sindir Anang Lewat Lagu » 25 Januari 2011 Mahasiswa UGM Mengaku Pembuat Jejak UFO di Sleman |
Grup Fajar |
Mitra Fajar
Sumatera Ekspres
| STIM NITRO
| Rakyat Aceh
| Kaltim Post
| Jawa Pos
| Info Indo
| Indo Pos
| Graha Pena
| FIPO
|
|
FAJAR TV
NasionalKamis, 23 Februari 2012 Rabu, 22 Februari 2012 Rabu, 22 Februari 2012 Rabu, 22 Februari 2012 PolitikKamis, 23 Februari 2012 Kamis, 23 Februari 2012 Kamis, 23 Februari 2012 Kamis, 23 Februari 2012 HukumKamis, 23 Februari 2012 Rabu, 22 Februari 2012 Selasa, 21 Februari 2012 Senin, 20 Februari 2012 EkonomiRabu, 22 Februari 2012 Rabu, 22 Februari 2012 Selasa, 21 Februari 2012 Selasa, 21 Februari 2012 HiburanKamis, 23 Februari 2012 Kamis, 23 Februari 2012 Rabu, 22 Februari 2012 Rabu, 22 Februari 2012 InternasionalRabu, 22 Februari 2012 Rabu, 22 Februari 2012 Rabu, 22 Februari 2012 Rabu, 22 Februari 2012 |

JAKARTA, FAJAR -- Andi Alifian Mallarangeng kembali...
Kecelakaan lalu lintas dengan melibatkan angkutan umum,...
MULAI April nanti, tiket elektronik busway akan berubah....
SEKITAR 2,3 juta jiwa warga DKI Jakarta masih belum terekam...
JAKARTA, FAJAR -- Kemungkinan tidak beresnya data penduduk...
MAKASSAR, FAJAR -- Pasangan Semangat Baru Sulsel, Sulsel,...
JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
MAKASSAR,FAJAR -- Punggutan Liar (Pungli) terkait...
LAPORAN Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan...
JAKARTA -- Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi...
MAMUJU -- Pascapelarangan eksport rotan mentah, kondisi...
JAKARTA - Sempat terhenti mulai 2009 sampai sekarang,...
JAKARTA -- Pemerintah akan membuat cadangan beras baru...
JAKARTA -- Presiden Direktur PT Schroder Investment...
JAKARTA - Perceraian sepertinya sama sekali tidak...
MAKASSAR, FAJAR -- Film Republik Twitter menjadi salah satu...
YUNANI - Setelah sekitar 13 jam melakukan perundingan,...
SANAA--Rakyat Yaman akhirnya memilih presiden baru sebagai...
DUBLIN, FAJAR -- Wakil Presiden (Wapres) China, Xi Jinping,...