Home » Ekonomi dan Bisnis » Yang Lain

Rabu, 18 Januari 2012 | 00:05:28 WITA | 310 HITS
Distribusi Terhambat Picu Kelangkaan Pupuk
Pemprov dan Pelindo Harus Koordinasi

MAKASSAR, FAJAR -- Kelangkaan pupuk selama tiga minggu terakhir ini ternyata bukan karena stok minim. Kelangkaan terjadi akibat hambatan distribusi dari pabrik ke petani.
Hal tersebut diungkapkan Anggota Dewan Pupuk Nasional Sirajuddin Sewang saat tampil sebagai pembicara dalam acara Makbicara, yang mengangkat tema Pupuk Langkah Surplus Beras Terancam di Studio Fajar Televisi, Selasa 17 Januari kemarin.
Menurut dia, sebenarnya persedian pupuk nasional kita cukup banyak. Hanya saja, kelangkaan pupuk yang terjadi disebabkan oleh faktor pendistribusian yang mengalami berbagai hambatan. Faktor penghambat yang paling utama, kata Sirajuddin yakni musim tanam yang serentak sehingga kebutuhan pupuk itu juga akan serentak.
Faktor lainnya, kapal yang mengangkut pupuk mengalami antrian di Pelabuhan. Hal ini tentu mempengaruhi pendistribusian pupuk yang tidak maksimal. "Kami memastikan minggu depan kelangkaan pupuk akan kembali normal di Sulsel," janji Sirajuddin.
Sementara Rahman Daeng Tayang, Ketua Kontak Tani dan Nelayan Sulsel, membenarkan terjadinya kelangkaan pupuk yang terjadi di Sulsel. Bahkan kata dia, hingga masa pemakaian yang tinggal seminggu lagi, pupuk masih langkah.
"Saat ini kapal Golden yang mengangkut pupuk sementara melakukan pembongkaran di Pelabuhan. Sementara kapal Isabel yang juga membawa ratusan ton pupuk, belum bisa merapat ke Pelabuhan karena antrian di Pelabuhan," pungkas Rahman.
Rahman mengakui, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah untuk mengalihkan kapal Isabel ke Pelabuhan Kota Parepare untuk dilakukan pembongkaran di sana.
Kelangkaan pupuk akibat distribusi ini juga pernah terjadi pada 2007 silam dan ternyata tahun 2012 ini, kelangkaan pupuk itu kembali terulang. "Selama 2008-2011 pupuk aman-aman saja," katanya.
Sirajuddin menambahkan, masalah pupuk menyangkut kepentingan orang banyak. Karena itu menurut dia, pemerintah harus berupaya mencari solusinya. Kata dia, pemerintah harusnya melakukan koordinasi dengan pihak Pelabuhan, dalam hal ini Pelindo IV.
"Pemerintah harus bisa melihat mana yang paling penting. Banyaknya tamu yang masuk melalui jalur laut mengakibatkan kapal antri, termasuk faktor yang menyebabkan kapal pengangkut pupuk sulit untuk sandar. Makanya perlu kesepakatan dengan Pelindo VI untuk memprioritaskan masalah pupuk ini," jelasnya lagi.
Selain tindakan itu, Sirajuddin juga mengusulkan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat penggunaan pupuk konflit. Hal ini tentu akan mengurangi pengunaan pupuk tunggal yang sering mengalami kelangkaan. "Penyalur pupuk juga perlu melakukan antisipasi. Misalnya dengan mengusahakan pengkantongan pupuk di Pelabuhan. Selain itu penting memperbanyak gudang karena katanya di Sulsel untuk 24 Kabupaten/Kota hanya tersedia 6 gudang Petrokimia Gresik. Kalau sudah banyak gudang berarti bisa menampung lebih banyak persediaan pupuk. Petani juga semakin mudah memperoleh pupuk," tandasnya. (iad/upi)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Black box berisi cockpit voice recorder...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Tim investigasi dari Komite Nasional...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Komite Nasional Keselamatan Transportasi...

Kamis, 17 Mei 2012 Satu persatu identitas korban pesawat Sukhoi Superjet 100...

Politik

Kamis, 17 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Sejumlah kandidat calon wali kota...

Kamis, 17 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Pasangan Ilham Arief Sirajuddin dan Aziz...

Kamis, 17 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Dinamika penentuan calon gubernur Sulsel...

Kamis, 17 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Kandidat calon gubernur Sulsel, Andi...

Hukum

Rabu, 16 Mei 2012 MAKASSAR,FAJAR -- Sidang dugaan penyelewengan dana Bantuan...

Selasa, 15 Mei 2012 JAKARTA -- Tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian...

Sabtu, 12 Mei 2012 JAKARTA  -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Selasa, 08 Mei 2012 WATAMPONE, FAJAR -- Dugaan adanya aliran dana kredit fiktif...

Ekonomi

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Menkeu Agus Martowardojo telah menetapkan...

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA -- Walaupun selama lima tahun terakhir ini jumlah...

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Untuk mengurangi pengangguran di...

Hiburan

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Vokalis Band Nidji, Giring, mengaku...

Kamis, 17 Mei 2012 Penolakan Markas Besar Kepolisian mengeluarkan izin untuk...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA -- Pelawak Sule, berencana memboyong keluarganya...

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Polda Metro Jaya menolak terselenggaranya...

Internasional

Kamis, 17 Mei 2012 KUALA LUMPUR, FAJAR -- Mahasiswa asal Sulsel menunjukkan...

Senin, 14 Mei 2012 KUALA LUMPUR, FAJAR -- Ikatan Mahasiswa Sulawesi Selatan...

Sabtu, 12 Mei 2012 MOSKOW, FAJAR -- Kecelakaan pesawat buatan Sukhoi yang...

Rabu, 09 Mei 2012 ARAB SAUDI -- Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono melalui...