Home » Makassar Hari Ini » Yang Lain

Selasa, 17 Januari 2012 | 20:13:50 WITA | 283 HITS
Terbentur Biaya, Bayi Kembar Ditinggal di Rumah Sakit

MAKASSAR, FAJAR -- Sudah hampir dua bulan bayi kembar laki-laki ditinggalkan orang tuanya di Rumah Sakit Stella Maris. Meski kedua orang tuanya sudah jelas, sejak masuk pada 27 November lalu hingga hari ini, kedua bayi mungil itu belum bisa kembali berkumpul bersama kedua orang tuanya.
Saat ini kedua bayi itu terus mengalami kemajuan yang cukup baik. Senin, 16 Januari kemarin FAJAR menyambangi keduanya di Ruang Perawatan St Theresia. Kedua bayi itu terlihat sehat, meski mereka masih masih ditempatkan di dalam kotak kaca. Kemarin, yang satu kelihatan tidur pulas sementara yang satu lagi terlihat aktif menggerakkan kedua tangannya di dalam kaca.
"Waktu baru masuk berat badannya hanya 900 gram, tapi saat ini kondisi mereka sangat bagus dengan berat badan 2,5 dan 2,7 kilogram. Mereka juga kuat minum susu, satu kaleng susu itu mereka habiskan hanya dua hari," jelas Suster Fransiska.
Menurut Fransiska, sebenarnya kedua orang tua bayi ini sering datang menjenguk. Bahkan mereka berniat untuk membawaya pulang. Namun mereka berasalan tidak memiliki uang. Padahal, kata Fransiska, pihak rumah sakit tidak pernah memberatkan masalah dana yang harus dikeluarkan.
Direktur Rumah Sakit Stella Maris, dr Thomas T Soharto menambahkan pihaknya tidak pernah memberatkan orang tua bayi untuk persoalan biaya. Pihak Rumah Sakit, kata Thomas selalu membuka diri untuk mencarikan jalan keluar agar kedua bayi kembar itu bisa kembali dan berkumpul bersama kedua orang tuanya.
"Kalau memang orang tuanya tidak mampu, itu bisa dibicarakan. Mungkin bisa lewat Jamkesmas atau Jamkesda. Kami tidak pernah berniat untuk menahan kedua bayi itu," ungkap Thomas.
Selama ini, sudah banyak donatur yang memberikan sumbangan berupa susu bagi dua bayi kembar itu. Bahkan, kata Suster Fransiska di antara mereka sudah ada yang berkeinginan untuk mengadopsi bayi itu. (iad/pap)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Black box berisi cockpit voice recorder...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Tim investigasi dari Komite Nasional...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Komite Nasional Keselamatan Transportasi...

Kamis, 17 Mei 2012 Satu persatu identitas korban pesawat Sukhoi Superjet 100...

Politik

Kamis, 17 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Sejumlah kandidat calon wali kota...

Kamis, 17 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Pasangan Ilham Arief Sirajuddin dan Aziz...

Kamis, 17 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Dinamika penentuan calon gubernur Sulsel...

Kamis, 17 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Kandidat calon gubernur Sulsel, Andi...

Hukum

Rabu, 16 Mei 2012 MAKASSAR,FAJAR -- Sidang dugaan penyelewengan dana Bantuan...

Selasa, 15 Mei 2012 JAKARTA -- Tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian...

Sabtu, 12 Mei 2012 JAKARTA  -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Selasa, 08 Mei 2012 WATAMPONE, FAJAR -- Dugaan adanya aliran dana kredit fiktif...

Ekonomi

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Menkeu Agus Martowardojo telah menetapkan...

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA -- Walaupun selama lima tahun terakhir ini jumlah...

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Untuk mengurangi pengangguran di...

Hiburan

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Vokalis Band Nidji, Giring, mengaku...

Kamis, 17 Mei 2012 Penolakan Markas Besar Kepolisian mengeluarkan izin untuk...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA -- Pelawak Sule, berencana memboyong keluarganya...

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Polda Metro Jaya menolak terselenggaranya...

Internasional

Kamis, 17 Mei 2012 KUALA LUMPUR, FAJAR -- Mahasiswa asal Sulsel menunjukkan...

Senin, 14 Mei 2012 KUALA LUMPUR, FAJAR -- Ikatan Mahasiswa Sulawesi Selatan...

Sabtu, 12 Mei 2012 MOSKOW, FAJAR -- Kecelakaan pesawat buatan Sukhoi yang...

Rabu, 09 Mei 2012 ARAB SAUDI -- Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono melalui...