Home » Local News » Sulsel

Selasa, 17 Januari 2012 | 18:57:28 WITA | 249 HITS
Beras Impor Masuk Parepare
Asisten II: Beras Tersebut Hanya Titipan

PAREPARE, FAJAR -- Beras impor sebanyak 2.300 ton akan sandar di Pelabuhan Parepare, Rabu, 18 Januari, besok. Kedatangan beras tersebut, diharapkan tidak membuat pedagang risau.
Informasi yang diperoleh FAJAR, beras impor tersebut merupakan beras titipan dan tidak diperjualbelikan.
Hal itu dibenarkan Asisten II Pemkot Parepare, Achmad Faisal Andi Sapada, Senin, 16 Januari.
Faisal mengatakan, beras asal Thailand tersebut merupakan stok dan akan disuplai ke sejumlah
wilayah di bagian timur Indonesia. Termasuk Ambon dan Papua. Sebagai antisipasi beredarnya beras tersebut di Parepare, pemerintah kota membentuk tim untuk melakukan pengawasan selama beras tersebut dititipkan di gudang
Bulog Parepare.
"Tim termasuk Disperindagkop dan Satpol PP akan melakukan pengawasan agar beras impor tersebut tidak beredar di Parepare. Selain karena akan merugikan dan merusak sistem perdagangan beras, juga merugikan daerah yang menjadi tujuan utama pengadaan beras tersebut," terang Faisal yang juga ketua tim pengawas.
Faisal juga menilai, meski hanya dititip sementara, beras impor yang diangkut menggunakan tiga kapal asing akan membawa keuntungan tersendiri. Seperti, kata dia, retribusi bagi para buruh yang nantinya menganggkut beras tersebut pada saat tiba di Parepare hingga pada pengirim kembali ke daerah tujuan.
"Makanya kami meminta pedagang untuk tidak risau, karena beras impor tersebut hanya titipan," ujarnya.
Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, Amran Ambar dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Mustafa, yang dikonfirmasi mengatakan akan memperketat pengawasan pada beras impor tersebut selama berada di
Parepare. Setiap satu mobil yang mengangkut beras, kata Mustafa, akan diawasi polisi PP.
"Satu anggota saya, akan saya ikutkan di setiap mobil yang mengangkut beras tersebut," ujarnya. (dni/ars)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Black box berisi cockpit voice recorder...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Tim investigasi dari Komite Nasional...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Komite Nasional Keselamatan Transportasi...

Kamis, 17 Mei 2012 Satu persatu identitas korban pesawat Sukhoi Superjet 100...

Politik

Kamis, 17 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Sejumlah kandidat calon wali kota...

Kamis, 17 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Pasangan Ilham Arief Sirajuddin dan Aziz...

Kamis, 17 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Dinamika penentuan calon gubernur Sulsel...

Kamis, 17 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Kandidat calon gubernur Sulsel, Andi...

Hukum

Rabu, 16 Mei 2012 MAKASSAR,FAJAR -- Sidang dugaan penyelewengan dana Bantuan...

Selasa, 15 Mei 2012 JAKARTA -- Tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian...

Sabtu, 12 Mei 2012 JAKARTA  -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Selasa, 08 Mei 2012 WATAMPONE, FAJAR -- Dugaan adanya aliran dana kredit fiktif...

Ekonomi

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Menkeu Agus Martowardojo telah menetapkan...

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA -- Walaupun selama lima tahun terakhir ini jumlah...

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Untuk mengurangi pengangguran di...

Hiburan

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Vokalis Band Nidji, Giring, mengaku...

Kamis, 17 Mei 2012 Penolakan Markas Besar Kepolisian mengeluarkan izin untuk...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA -- Pelawak Sule, berencana memboyong keluarganya...

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Polda Metro Jaya menolak terselenggaranya...

Internasional

Kamis, 17 Mei 2012 KUALA LUMPUR, FAJAR -- Mahasiswa asal Sulsel menunjukkan...

Senin, 14 Mei 2012 KUALA LUMPUR, FAJAR -- Ikatan Mahasiswa Sulawesi Selatan...

Sabtu, 12 Mei 2012 MOSKOW, FAJAR -- Kecelakaan pesawat buatan Sukhoi yang...

Rabu, 09 Mei 2012 ARAB SAUDI -- Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono melalui...