![]() |
|
Home »
Local News »
Sulsel
Jumat, 13 Januari 2012 | 19:18:19 WITA | 199 HITS Petani Tuding Distributor Timbun Pupuk Kelangkaan Pupuk di Bone dan Soppeng MUSIM TANAM. Seorang petani di Bone sedang membajak sawahnya dengan menggunakan traktor tangan, Jumat, 13 Januari. Dua pekan ini, petani di Bone mengeluhkan kelangkaan pupuk. WATAMPONE, FAJAR -- Petani di Kecamatan Palakka, Lappa Riaja, Awangpone, dan Kahu, Kabupaten Bone, mengeluhkan kelangkaan pupuk. Utamanya pupuk jenis Urea dan SP 36. Selain di Bone, kasus serupa terjadi di Kabupaten Soppeng dan beberapa daerah lainnya di Sulsel.
Selain langka, harga pupuk jenis Urea mahal. Kondisi tersebut diduga sengaja dimanfaatkan distributor pupuk. Menurut salah seorang warga Desa Melle, Kelurahan Palakka, Syamsuddin, kelangkaan ini sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir ini. Para petani di desanya sudah mengeluh akibat belum terpenuhinya permintaan pupuk. Bahkan mereka menuding, kelangkaan pupuk akibat permainan distributor.
Dikonfirmasi, Jumat, 13 Januari, Direktur PT Tak Disangka, Yasir M, yang juga salah satu distributor pupuk terbesar di daerah ini, membantah adanya penimbunan pupuk. Menurutnya, kelangkaan itu disebabkan terlambatnya pengangkutan pupuk dari Makassar ke daerah ini. Hal itu disebabkan kondisi cuaca di Makassar.
"Karena hujan di Makassar. Sehingga pengangkutan pupuk tersebut terlambat ke Kabupaten Bone," jelasnya.
Dia menjelaskan, karena kondisi cuaca di Makassar, pembongkaran di Pelabuhan Makassar terhambat. Sehingga pendistribusian pupuk di Kabupaten Bone ke pengecer juga terlambat. Dan sudah dua hari ini, ungkap Yasir, secara bertahap pupuk masuk ke Bone. Lebih lanjut, Yasir mengatakan, harga pupuk mulai terhitung 1 Januari 2012 mengalami perubahan harga eceran tetap dan bukan sengaja dinaikkan oleh distributor akan tetapi oleh pemerintah. "Kalau pupuk urea mengalami kenaikan sekitar 12 persen," katanya.
Sementara itu, di Kabupaten Soppeng, kelangkaan pupuk ZA masih terjadi. Padahal pupuk jenis ZA sangat diperlukan untuk kebutuhan tanaman milik petani.
Petani mulai risau dengan kondisi tersebut. Sebab stok di distributor dan pengecer habis. Sementara pupuk jenis Urea sudah teratasi. Meski sebelumnya juga sempat terjadi kelangkaan.
Kasi Pengendalian Sarana dan Prasarana Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Soppeng, H Muh Jafar, kemarin, mengungkapkan hal tersebut. Menurutnya kelangkaan pupuk ZA sudah terjadi beberapa pekan.
“Jenis pupuk ZA masih langka di tingkat petani. Sementara pupuk urea sudah teratasi, meski juga sempat terjadi kelangkaan,” katanya.
Sesuai Keputusan Gubernur Nomor 5/ 2012 relokasi kebutuhan pupuk Soppeng terdiri jenis Urea 14.822 ton, ZA 3.714 ton, SP 1949 ton, NPK 4.343 ton dan Organik 554 ton. “Kebutuhan jenis urea sudah teratasi. Stok yang ada di gudang 229 ton lebih. Jumlah tersebut terus bertambah karena stok terus berdatangan,” tambahnya.
Jafar mengaku heran terhadap kelangkaan pupuk ZA di tingkat petani. Sebab, kata dia, sesuai informasi dari distributor pupuk ZA yang didrop ke Soppeng sudah melebihi jatah kabupaten. Sementara tingkat distributor mengaku belum terpenuhi. “Masalah ini terus kita pantau. Jangan sampai ada pihak yang bermain sehingga ZA langka,” kuncinya. (edy) Comment on Facebook
Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id Informasi Pemasangan Iklan Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id Telepon 0411-441441 (ext. 1437). |
Berita Utama:
» 17 Mei 2012
Tak Akan Lantik Kepala Daerah Baru » 17 Mei 2012 Asmaun Desak Penerima Dibawa ke Pengadilan » 17 Mei 2012 Komodo Resmi Jadi Keajaiban Dunia » 17 Mei 2012 Menang Tipis, Peluang PSM Menipis » 17 Mei 2012 Jenazah Kameramen Trans TV Ditemukan Berita Populer:
» 02 Maret 2011
Beli TV di Metro, Langsung Rusak » 05 Mei 2011 Krisdayanti, Bercerai Gara-gara Ranjang » 07 Februari 2011 Julia Perez, Sex, Lying & Love » 07 Februari 2011 Video Porno Luna, Ariel Diduga Melanggar HAM » 02 Maret 2011 Bisa Video Chat di Facebook » 22 Maret 2011 Syahrini, Sindir Anang Lewat Lagu » 25 Januari 2011 Mahasiswa UGM Mengaku Pembuat Jejak UFO di Sleman |
Grup Fajar |
Mitra Fajar
Sumatera Ekspres
| STIM NITRO
| Rakyat Aceh
| Kaltim Post
| Jawa Pos
| Info Indo
| Indo Pos
| Graha Pena
| FIPO
|
![]() |
|
FAJAR TV
NasionalKamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 PolitikKamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 HukumRabu, 16 Mei 2012 Selasa, 15 Mei 2012 Sabtu, 12 Mei 2012 Selasa, 08 Mei 2012 EkonomiKamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 HiburanKamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Kamis, 17 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 InternasionalKamis, 17 Mei 2012 Senin, 14 Mei 2012 Sabtu, 12 Mei 2012 Rabu, 09 Mei 2012 |


JAKARTA, FAJAR -- Tim investigasi dari Komite Nasional...
JAKARTA, FAJAR -- Komite Nasional Keselamatan Transportasi...
MAKASSAR, FAJAR -- Sejumlah kandidat calon wali kota...
MAKASSAR, FAJAR -- Pasangan Ilham Arief Sirajuddin dan Aziz...
MAKASSAR, FAJAR -- Dinamika penentuan calon gubernur Sulsel...
MAKASSAR, FAJAR -- Kandidat calon gubernur Sulsel, Andi...
MAKASSAR,FAJAR -- Sidang dugaan penyelewengan dana Bantuan...
JAKARTA -- Tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian...
JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
WATAMPONE, FAJAR -- Dugaan adanya aliran dana kredit fiktif...
JAKARTA, FAJAR -- Menkeu Agus Martowardojo telah menetapkan...
JAKARTA -- Walaupun selama lima tahun terakhir ini jumlah...
JAKARTA, FAJAR -- Untuk mengurangi pengangguran di...
JAKARTA, FAJAR -- Vokalis Band Nidji, Giring, mengaku...
Penolakan Markas Besar Kepolisian mengeluarkan izin untuk...
JAKARTA, FAJAR -- Polda Metro Jaya menolak terselenggaranya...
KUALA LUMPUR, FAJAR -- Mahasiswa asal Sulsel menunjukkan...
KUALA LUMPUR, FAJAR -- Ikatan Mahasiswa Sulawesi Selatan...
MOSKOW, FAJAR -- Kecelakaan pesawat buatan Sukhoi yang...
ARAB SAUDI -- Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono melalui...