Home » Nasional

Senin, 26 Desember 2011 | 01:23:38 WITA | 313 HITS
Tingkat Kemiskinan Papua 50 Kali Jakarta

JAKARTA, FAJAR -- Reformasi birokrasi yang dijalankan pemerintah mulai merambah sektor kesejahteraan rakyak. Di antara sasaran pemerintah adalah, menuntaskan kesenjangan ekonomi di beberapa daerah. Kesenjangan yang cukup mencolok ada di Provinsi Papua.
Anggota tim pengawas indipenden Reformasi Birokrasi Sofian Effendi mengatakan, kemiskinan di Papua sangat mengakar. Dia memperkirakan, tingkat kemiskinan Papua 50 kali lipat dibandingkan dengan DKI Jakarta. "Istilah pengukurannya adalah indeks kedalaman kemiskinan," katanya. Jika dibandingkan dengan rata-rata nasional, kemiskinan di Papua lima kali lebih buruk.
Effendi yang juga mantan kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) itu menjelaskan, kesenjangan kemiskinan yang jauh antara Papua dengan DKI Jakarta atau bahkan rata-rata nasional, berdampak buruk. Di antara dampak yang paling ditakuti adalah jiwa nasionalisme penduduk Papua mulai kritis.
Menurut Effendi, banyak gejala nasionalisme penduduk Papua yang mulai kritis. Di antaranya, bisa dilihat dari cara pandang mahasiswa asli Papua yang tersebar di kampus-kampus besar di Jawa. Effendi mencontohkan, dia sempat berbincang dengan beberapa mahasiswa asal Papua di UGM. "Ungkapan mereka sangat miris. Mereka merasa tidak ada manfaatnya negara ini," ujar mantan rektor UGM itu.
Dengan letupan-letupan perasaan tadi, Effendi mengingatkan pemerintah supaya jangan kuatir jika sewaktu-waktu penduduk Papau ingin keluar dari Indonesia. "Mereka nanti bilang; Say good bye Indonesia," tutur Effendi.
Effendi menjelaskan, mumpung belum telat pemerintah diimbau untuk benar-benar memperhatikan peningkatan kesejahteraan di Papua. Dia mengatakan, gerakan reformasi jika berjalan sesuai dengan semangatnya bisa menjadi salah satu senjata mengentaskan Papua dari jurang kemiskinan yang akut.
Menurut Effendi, kemajuan perekonomian di Papua bisa disebabkan adanya sistem administrasi yang korup dan lamban. Untuk itu, dengan ditariknya reformasi birokrasi hingga ke tata kelola pemerintah daerah, diharapkan sistem administrasi yang korup dan lamban bisa ditekan.
Sebab, kata Effendi, setiap daerah yang mengajukan rencana reformasi birokrasi harus benar-benar menjalankan pemerintahan yang efektif dan efisien. Dia mengingatkan, pemerintah daerah jangan khawatir aparaturnya tidak sejahtera ketika menjalankan sistem administrasi pemerintahan yang bersih. "Sebagai imbalannya, pemerintah sudah menyiapkan tunjangan kinerja," katanya. Tunjangan ini sering disebut tunjangan remunerasi. (jpnn/sil)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Black box berisi cockpit voice recorder...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Tim investigasi dari Komite Nasional...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Komite Nasional Keselamatan Transportasi...

Kamis, 17 Mei 2012 Satu persatu identitas korban pesawat Sukhoi Superjet 100...

Politik

Kamis, 17 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Sejumlah kandidat calon wali kota...

Kamis, 17 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Pasangan Ilham Arief Sirajuddin dan Aziz...

Kamis, 17 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Dinamika penentuan calon gubernur Sulsel...

Kamis, 17 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Kandidat calon gubernur Sulsel, Andi...

Hukum

Rabu, 16 Mei 2012 MAKASSAR,FAJAR -- Sidang dugaan penyelewengan dana Bantuan...

Selasa, 15 Mei 2012 JAKARTA -- Tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian...

Sabtu, 12 Mei 2012 JAKARTA  -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Selasa, 08 Mei 2012 WATAMPONE, FAJAR -- Dugaan adanya aliran dana kredit fiktif...

Ekonomi

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Menkeu Agus Martowardojo telah menetapkan...

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA -- Walaupun selama lima tahun terakhir ini jumlah...

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Untuk mengurangi pengangguran di...

Hiburan

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Vokalis Band Nidji, Giring, mengaku...

Kamis, 17 Mei 2012 Penolakan Markas Besar Kepolisian mengeluarkan izin untuk...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA -- Pelawak Sule, berencana memboyong keluarganya...

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Polda Metro Jaya menolak terselenggaranya...

Internasional

Kamis, 17 Mei 2012 KUALA LUMPUR, FAJAR -- Mahasiswa asal Sulsel menunjukkan...

Senin, 14 Mei 2012 KUALA LUMPUR, FAJAR -- Ikatan Mahasiswa Sulawesi Selatan...

Sabtu, 12 Mei 2012 MOSKOW, FAJAR -- Kecelakaan pesawat buatan Sukhoi yang...

Rabu, 09 Mei 2012 ARAB SAUDI -- Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono melalui...