Home » Ekonomi

Rabu, 30 November 2011 | 11:25:00 WITA | 398 HITS
Investor Korea Lirik Jagung NTT
Jajaki Kerjasama dengan Pengusaha NTT

JAKARTA,FAJAR -- Sebuah perusahan Korea Selatan yang bergerak dibidang industri makanan berminat untuk mengembangkan sayap bisnisnya ke NTT. Salah satu yang dilirik adalah produksi jagung NTT yang diharapkan bisa menjadi pemasok bagi perusahan Mushm.co.,ltd untuk mendukung pengembangan industri makanan berbahan jagung di Korea Selatan itu.
Tak tanggung-tanggung, produksi jagung yang diharapkan dari NTT maksimal mencapai 25 ribu ton per tahun.
Hal ini disampaikan General Manager Mushm.co.,ltd, In-Ho Oh dalam pertemuan bisnis dengan pengusaha asal NTT, Ventje Yapola di Ruang Nusantara, Gedung Badan Koordinasi Pananaman Modal (BKPM), Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (29/11). Pertemuan bisnis ini digagas bersama BPKM dan Badan Promosi Investasi Korea atau Korea Trade-Investment Promotion Agency (KOTRA), dimana mempertemukan para pengusaha Korea Selatan dan pengusaha Indonesia dalam sebuah acara bertajuk Korea-Indonesian Economic Cooperation, Investment Conference and Business Talk. Acara yang berlangsung selama dua hari, yakni Selasa 29 November 2011 dan Rabu 30 November 2011 dikemas secarabusiness matching, dimana masing-masing delegasi dapat bertatap muka langsung dengan para pelaku usaha Indonesia disesuaikan dengan kepentingan dan sektor perusahaannya. Dalam pertemuan kemarin, diantara para pengusaha Indonesia, terdapat dua pengusaha asal NTT, yakni Ventje Yapola dan Piter Pitoby.
Yang lebih menarik dalam pertemuan itu, sang pengusaha Korsel, In-Ho Oh menyatakan siap mendukung upaya peningkatan produksi dan kualitas jagung oleh petani NTT dengan sentuhan teknologi dan juga menyediakan biaya. Hanya untuk mewujudkan hal tersebut, investor Korsel itu meminta semacam Bank Garansi dalam mewujudkan investasi itu.
Meski baru pertemuan awal dan menjajaki kemungkinan kerjasama ini, namun Ventje Yapola yang saat itu ditemani Peter Yan, pengusaha Jakarta menyatakan niatnya untuk menjajaki peluang investasi ini.
Menurut Ventje, investasi ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah, dimana Pemprov NTT dibawah kendali duet Frans Lebu Raya dan Esthon Foenay bertekad untuk menjadikan NTT sebagai provinsi jagung. "Ini peluang investasi yang cukup positif, karena selain mendukung program pemerintah, investor Korea itu sendiri siap membantu untuk teknologi. Bahkan untuk kemudahan ekspor ke Korea, semacam ongkos angkutanya siap dibantu. Tentu ada perhitungannya, tapi peluang investasinya sudah terbuka," kata Ventje.
Peter Yan menambahkan, jika yang dibutuhkan itu 25 ribu ton per tahun, maka tiap bulannya jagung yang diproduksi berkisar dua ribu ton lebih. "Ini kelihatannya tidak mudah, namun jika pemerintah dan rakyat bekerjakeras, tentu ini bisa diwujudkan. Pemerintah kan sudah punya program, jadikan NTT provinsi jagung. Bagaimana kerjakeras pemerintah memotivasi masyarakat untuk menanam," kata Peter.
Peter menambahkan, jalan termudah menjalankan peluang ini adalah pengusaha membeli hasil produksi para petani kemudian diekspor ke Korea. Hanya, cara ini juga tidaklah mudah karena bisa saja petani bergantung kepada musim tanam, sementara produksinya harus rutin. Karena itu, jalan terbaik adalah bagaimana lahan disiapkan khusus dan fokus untuk pengembangan produksi jagung. (aln/fmc)


  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Black box berisi cockpit voice recorder...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Tim investigasi dari Komite Nasional...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Komite Nasional Keselamatan Transportasi...

Kamis, 17 Mei 2012 Satu persatu identitas korban pesawat Sukhoi Superjet 100...

Politik

Kamis, 17 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Pasangan Ilham Arief Sirajuddin dan Aziz...

Kamis, 17 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Dinamika penentuan calon gubernur Sulsel...

Kamis, 17 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Kandidat calon gubernur Sulsel, Andi...

Rabu, 16 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR--DPC Hanura Takalar resmi merekomendasikan...

Hukum

Rabu, 16 Mei 2012 MAKASSAR,FAJAR -- Sidang dugaan penyelewengan dana Bantuan...

Selasa, 15 Mei 2012 JAKARTA -- Tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian...

Sabtu, 12 Mei 2012 JAKARTA  -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Selasa, 08 Mei 2012 WATAMPONE, FAJAR -- Dugaan adanya aliran dana kredit fiktif...

Ekonomi

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali...

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Menkeu Agus Martowardojo telah menetapkan...

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA -- Walaupun selama lima tahun terakhir ini jumlah...

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Untuk mengurangi pengangguran di...

Hiburan

Kamis, 17 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Vokalis Band Nidji, Giring, mengaku...

Kamis, 17 Mei 2012 Penolakan Markas Besar Kepolisian mengeluarkan izin untuk...

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Polda Metro Jaya menolak terselenggaranya...

Selasa, 15 Mei 2012 Kabar gembira bagi Anda penggemar band rock Linkin Park....

Internasional

Kamis, 17 Mei 2012 KUALA LUMPUR, FAJAR -- Mahasiswa asal Sulsel menunjukkan...

Senin, 14 Mei 2012 KUALA LUMPUR, FAJAR -- Ikatan Mahasiswa Sulawesi Selatan...

Sabtu, 12 Mei 2012 MOSKOW, FAJAR -- Kecelakaan pesawat buatan Sukhoi yang...

Rabu, 09 Mei 2012 ARAB SAUDI -- Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono melalui...