![]() |
|
Home »
Nasional
Jumat, 28 Oktober 2011 | 11:41:13 WITA | 487 HITS Gubernur Ajak Japfa Comfeed Inves ke NTT Kredit Bank Mandiri ke NTB-NTT Rp 880 M Int
Frans Lebu Raya Karena itu, ketika tampil sebagai panelis dalam acara yang dihadiri sekira 200 pengusaha di Ritz Carlton Hotel, Selasa 25 Oktober 2011, Frans membeberkan keunggulan-keunggulan NTT serta berbagai potensi yang bisa dikembangkan para investor. Dari sekian banyak investor yang dihadirkan dalam forum itu, Frans Lebu Raya mengaku sudah melakukan pembicaraan awal dengan pimpinan PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA). PT. JPFA merupakan salah satu perusahaan agri-food terbesar dan paling terintegrasi di Indonesia. Kegiatan utama perseroan ini meliputi kegiatan usaha pembuatan pakan ternak, pembibitan ayam, pengolahan unggas dan budidaya pertanian. "Saya sudah melakukan pembicaraan dengan pimpinan Japfa, semoga mereka mau berinvestasi di NTT. POtensi NTT dimungkinkan untuk Japfa melakukan investasi di sana," kata Frans Leburaya kepada koran ini usai acara. Menurut Frans, dia mengajak Japfa untuk mengembangkan sayap bisnisnya di NTT untuk industri pakan ternak. "Kita baru lakukan komunikasi awal, Saya berjanji akan datang lagi ke Jakarta untuk mematangkan komunikasi tersebut dengan harapan bisa meyakinkan Japfa datang ke NTT," ungkap Frans Leburaya. NTT, lanjut Frans, merupakan salah satu provinsi di Koridor V Program Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) bersama Bali dan NTT yang diandalkan sebagai pintu gerbang pariwisata dan pendukung pangan nasional. Karena itu, dengan potensi alam yang dimiliki, NTT sangat layak untuk dikembangkan ternak, jagung dan juga garam. Dengan potensi itu, industri pakan ternak sangat tepat dikembangkan di NTT pula. Sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) Bank Mandiri, Zulkifli Zaini mengatakan, acara yang dilakukan Bank Mandiri diharapkan melahirkan rencana konkrit dan kesepakatan antara pemerintah daerah (Pemda) dengan para investor. Sejauh ini, lanjut Zulkifli, Bank Mandiri telah berperan terutama dalam mendukung pembangunan di wilayah Nusa Tenggara (NTT-NTB). Dan dalam beberapa tahun terakhir terus menunjukkan peningkatan. Penyaluran kredit, misalnya, khususnya untuk NTB dan NTT per 30 September 2011 mencapai Rp 880 miliar lebih. Pertumbuhannya mencapai 96,5 persen dibanding tahun sebelumnya. "Lebih dari 50 persen kredit ditujukan pada kredit modal kerja dengan pertumbuhan di atas 117 persen. Ini mengindikasikan meningkatnya aktivitas usaha di wilayah tersebut," beber Zulkifli. Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri, Pahala N. Mansyuri menambahkan, dari hasil penelitian Universitas Indonesia (UI) atas kerjasama dengan Bank Mandiri, di NTT, daerah yang akan dikembangkan produk-produk unggulan seperti jagung, ternak, garam dan potensi unggulan lainnya adalah Kabupaten Kupang, Ende, Sumba Tengah dan Manggarai Barat. Pahala menyebutkan, hingga triwulan kedua 2011, Bank Mandiri telah mengucurkan sekira Rp 3,5 triliun untuk sektor kelistrikan. "Bagi Bank Mandiri nilai ini merupakan sektor dengan pertumbuhan kredit tertinggi khususnya dikawasan Nusa Tenggara," katanya. Sebagaimana diketahui, dalam tahun ini sejumlah proyek kelistrikan tengah dikembangkan di NTT, seperti proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bolok, Kabupaten Kupang berkapasitas 2 x 1-6,5 megawatt, Pembangkit listrik Tenaga Panas bumi (PLTP) Ulumbu, Kabupaten Manggarai, PLTU Ropa, Kabupaten Ende berkapasitas 2x7 megawatt dan sejumlah proyek lainnya di NTT dan NTB. Terpisah, Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Kornelis Kodi Mete yang ditemui di acara tersebut mengatakan, selain pengembangan jagung, di SBD akan dikembangkan pertanian tebu, dan diharapkan bisa mendorong pembangunan industri gula di wilayah tersebut. "Kalau di SBD pengembangan jagung sudah biasa, namun yang mau kita kembangkan adalah pertanian tebu," ungkap mantan Wakil Bupati Sumba Barat ini. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) NTT, Abraham Paul Liyanto yang hadir dalam acara tersebut mendukung upaya yang dilakukan Bank Mandiri. Menurutnya, langkah tersebut merupakan cara tepat dalam memfasilitasi para pengusaha untuk mengembangkan saya usahanya diwilayah yang berpotensi namun belum digarap secara baik. "NTT merupakan wilayah yang punya potensi besar tapi belum digarap secara baik. Sebagai Ketua Kadin NTT, saya akan memanfaatkan kesempatan ini untuk mendukung pengembangan wilayah dengan mengajak para investor masuk ke NTT," ungkapnya. (aln/fmc) Comment on Facebook
Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id Informasi Pemasangan Iklan Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id Telepon 0411-441441 (ext. 1437). |
Berita Utama:
» 17 Mei 2012
Tak Akan Lantik Kepala Daerah Baru » 17 Mei 2012 Asmaun Desak Penerima Dibawa ke Pengadilan » 17 Mei 2012 Komodo Resmi Jadi Keajaiban Dunia » 17 Mei 2012 Menang Tipis, Peluang PSM Menipis » 17 Mei 2012 Jenazah Kameramen Trans TV Ditemukan Berita Populer:
» 02 Maret 2011
Beli TV di Metro, Langsung Rusak » 05 Mei 2011 Krisdayanti, Bercerai Gara-gara Ranjang » 07 Februari 2011 Julia Perez, Sex, Lying & Love » 07 Februari 2011 Video Porno Luna, Ariel Diduga Melanggar HAM » 02 Maret 2011 Bisa Video Chat di Facebook » 22 Maret 2011 Syahrini, Sindir Anang Lewat Lagu » 25 Januari 2011 Mahasiswa UGM Mengaku Pembuat Jejak UFO di Sleman |
Grup Fajar |
Mitra Fajar
Sumatera Ekspres
| STIM NITRO
| Rakyat Aceh
| Kaltim Post
| Jawa Pos
| Info Indo
| Indo Pos
| Graha Pena
| FIPO
|
![]() |
|
FAJAR TV
NasionalRabu, 16 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 PolitikRabu, 16 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 HukumRabu, 16 Mei 2012 Selasa, 15 Mei 2012 Sabtu, 12 Mei 2012 Selasa, 08 Mei 2012 EkonomiRabu, 16 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 Selasa, 15 Mei 2012 Selasa, 15 Mei 2012 HiburanRabu, 16 Mei 2012 Selasa, 15 Mei 2012 Selasa, 15 Mei 2012 Senin, 14 Mei 2012 InternasionalSenin, 14 Mei 2012 Sabtu, 12 Mei 2012 Rabu, 09 Mei 2012 Rabu, 09 Mei 2012 |


JAKARTA -- Pakar Hukum Tata Negara, Irmanputra Sidin,...
JAKARTA -- Kota Makassar, Sulsel bersama empat kota lainnya...
BOGOR, FAJAR -- Kotak hitam (black box) Sukhoi Super Jet...
JAKARTA, FAJAR -- Untuk mengurangi pengangguran di...
MAKASSAR, FAJAR -- Andi Muttamar Mattotorang buka-bukaan...
MAKASSAR, FAJAR -- Sanksi tegas berupa pemecatan sebagai...
MAKASSAR,FAJAR -- Sidang dugaan penyelewengan dana Bantuan...
JAKARTA -- Tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian...
JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
WATAMPONE, FAJAR -- Dugaan adanya aliran dana kredit fiktif...
JAKARTA -- Walaupun selama lima tahun terakhir ini jumlah...
JAKARTA, FAJAR -- Untuk mengurangi pengangguran di...
MAKASSAR, FAJAR -- Meski bursa masih dibayangi krisis Eropa...
JAKARTA, FAJAR -- Polda Metro Jaya menolak terselenggaranya...
Kabar gembira bagi Anda penggemar band rock Linkin Park....
Musisi ternama Indonesia, Ahmad Dhani, menyatakan bahwa...
BANDUNG, FAJAR -- The Mirror Never Lies berhasil menjadi...
KUALA LUMPUR, FAJAR -- Ikatan Mahasiswa Sulawesi Selatan...
MOSKOW, FAJAR -- Kecelakaan pesawat buatan Sukhoi yang...
ARAB SAUDI -- Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono melalui...
KUALA LUMPUR – Bau Asseng, mahasiswi University...