Home » Makassar Hari Ini » Yang Lain

Jumat, 12 Agustus 2011 | 21:21:54 WITA | 526 HITS
Pejabat Dilarang Terima Parsel

MAKASSAR, FAJAR -- Mendekati Hari Raya Idulfitri, pemerintah provinsi (pemprov) Sulsel menegaskan larangan menerima parsel bagi para pejabat. Kepala dinas, badan, dan lembaga, dilarang menerima parsel dari koleganya pada lebaran mendatang.
Sekretaris Provinsi Sulsel Andi Muallim mengatakan pelarangan terima parsel sudah menjadi imbaun dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak dua tahun lalu. Hingga kini KPK tidak mencabut imbauannya sehingga dianggap masih berlaku. "Belum ada surat baru dari KPK. Artinya surat lama masih berlaku," terang Muallim di ruang kerjanya, Kamis 11 Agustus.
Sekprov menyatakan, KPK telah mengeluarkan imbauan yang berisikan bingkisan parcel dan diskon untuk pejabat adalah bentuk gratifikasi. Imbauan tersebut diperuntukkan kepada seluruh pejabat. "Lebih baik mereka memberikan sedekah kepada masyarakat bawah daripada memberi parsel ke pejabat," ujarnya.
Selain itu, kata dia, pemberian parsel secara terus menerus akan membuat penilaian pejabat menjadi subjektif. "Yang kecil-kecil kalau ada harus dilaporkan. Itu sudah menjadi imbauan KPK dan harus dipatuhi," kata Muallim.
Sementara itu Kepala Inspektorat Sulsel Azikin Solthan ditemui di Bandara Sultan Hasanuddin dalam perjalanan ke Jakarta, mengatakan, imbaun KPK itu sudah cukup menjadi pedoman. Tak perlu lagi ada imbauan lain baik dalam bentuk pergub atau lainnya.
"Pejabat sebaiknya mematuhi semua rambu yang ada dan jangan berlebihan. Sebenarnya itu memberi parsel, menjadi kebiasaan masyarakat. Cuma memang harus dibatasi terutama nilai parsel atau bingkisan kalau kecil-kecil di bawah 200 ribuan, saya kira tidak menjadi masalah. Ada juga orang menyampaikan komunikasi lewat pemberian," jelasnya. (aci/lan)

  Comment on Facebook  

Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id
Informasi Pemasangan Iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext. 1437).
 

Nasional

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA -- Pakar Hukum Tata Negara, Irmanputra Sidin,...

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA -- Kota Makassar, Sulsel bersama empat kota lainnya...

Rabu, 16 Mei 2012 BOGOR, FAJAR -- Kotak hitam (black box) Sukhoi Super Jet...

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Untuk mengurangi pengangguran di...

Politik

Rabu, 16 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR--DPC Hanura Takalar resmi merekomendasikan...

Rabu, 16 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR--Massa pendukung cagub Sulsel, Andi...

Rabu, 16 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Andi Muttamar Mattotorang buka-bukaan...

Rabu, 16 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Sanksi tegas berupa pemecatan sebagai...

Hukum

Rabu, 16 Mei 2012 MAKASSAR,FAJAR -- Sidang dugaan penyelewengan dana Bantuan...

Selasa, 15 Mei 2012 JAKARTA -- Tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian...

Sabtu, 12 Mei 2012 JAKARTA  -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Selasa, 08 Mei 2012 WATAMPONE, FAJAR -- Dugaan adanya aliran dana kredit fiktif...

Ekonomi

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA -- Walaupun selama lima tahun terakhir ini jumlah...

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Untuk mengurangi pengangguran di...

Selasa, 15 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Indonesia merupakan negara produsen biji...

Selasa, 15 Mei 2012 MAKASSAR, FAJAR -- Meski bursa masih dibayangi krisis Eropa...

Hiburan

Rabu, 16 Mei 2012 JAKARTA, FAJAR -- Polda Metro Jaya menolak terselenggaranya...

Selasa, 15 Mei 2012 Kabar gembira bagi Anda penggemar band rock Linkin Park....

Selasa, 15 Mei 2012 Musisi ternama Indonesia, Ahmad Dhani, menyatakan bahwa...

Senin, 14 Mei 2012 BANDUNG, FAJAR -- The Mirror Never Lies berhasil menjadi...

Internasional

Senin, 14 Mei 2012 KUALA LUMPUR, FAJAR -- Ikatan Mahasiswa Sulawesi Selatan...

Sabtu, 12 Mei 2012 MOSKOW, FAJAR -- Kecelakaan pesawat buatan Sukhoi yang...

Rabu, 09 Mei 2012 ARAB SAUDI -- Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono melalui...

Rabu, 09 Mei 2012 KUALA LUMPUR – Bau Asseng, mahasiswi University...