![]() |
|
Home »
Makassar Hari Ini »
Yang Lain
Rabu, 23 Februari 2011 | 01:09:13 WITA | 779 HITS Siapkan Dana Fisik Rp300 M Maros Tersisa 1,6 Km Lahan Belum Dibebaskan ANBAS/FAJAR
Ilustrasi Pemerintah Pusat sebenarnya telah menyiapkan anggaran untuk membantu pemerintah daerah membebaskan lahan yang dilalui proyek pelebaran jalan Trans Sulawesi. Total dana yang teralokasikan pada APBN 2011 sebesar Rp7 miliar.
Hanya saja, menurut Kepala Satuan Kerja Pembangunan Jalan dan Jembatan Trans Sulawesi, Shafwan HR, belum ada pemerintah daerah yang mengajukan dokumen pendukung pembayaran pembebasan lahan warga.
"Ada alokasi dana Rp7 miliar yang disiapkan untuk pembebasan lahan di Maros, Pangkep, dan Barru. Tidak ada batasan anggaran untuk masing-masing kabupaten. Tergantung kesiapan dan cepatnya memasukkan dokumen pendukung," kata Shafwan, Selasa, 22 Februari.
Selain menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan, Balai Besar Jalan dan Jembatan Wilayah Sulsel juga mendapat alokasi dana untuk pembangunan fisik jalan dan jembatan. Khusus Trans Sulawesi poros Maros-Parepare, dana yang dialokasikan pada 2011 sebesar Rp300 miliar.
Anggaran ini untuk membiayai pekerjaan empat paket pembangunan jalan dan lima paket pembangunan jembatan. Dua di antara paket pembangunan jembatan poros Maros-Parepare merupakan lanjutan dari proyek multiyears.
Tender proyek semua paket pembangunan jalan dan jembatan Trans Sulawesi poros Maros-Parepare telah ditenderkan sejak Februari. Shafwan memperkirakan, bila proses tender tidak mengalami kendala, realisasi pembangunan fisik bisa dilakukan April mendatang.
Panjang ruas jalan yang akan dikerjakan tahun ini 22 kilometer di tiga kabupaten. Masih adanya kendala pembebasan lahan di beberapa daerah, membuat perampungan pekerjaan pelebaran jalan ditargetkan pada 2012 mendatang.
Lahan warga yang masih belum bebas di Kabupaten Maros misalnya, sekitar 1,6 kilometer. Lokasinya tersebar di wilayah Barandasi, Belang-belang, dan Kalibone.
Sementara di wilayah Pangkep, setidaknya dibutuhkan anggaran hingga Rp15 miliar lagi khusus untuk pembebasan lahan. Lahan yang belum bebas itu ada di dalam Kota Pangkep, Bungoro, dan Segeri.
Jalan rusak terpanjang di poros Maros-Parepare saat ini berada di Kabupaten Pangkep. Kerusakan jalan di satu titik saja mencapai tujuh kilometer.
Bengkalai pekerjaan jalan yang masih sangat panjang di Pangkep terjadi setelah satu paket proyek jalan putus kontrak 2010 lalu. Kontraktornya memilih mundur setelah tidak adanya kepastian pembangunan jalan akibat pembebasan lahan yang tidak pasti.
Balai Besar Jalan dan Jembatan Sulawesi memastikan pekerjaan yang terbengkalai setelah ditinggalkan kontraktornya bisa rampung tahun ini. Penandatanganan kontrak kerja sama penyelesaian proyek telah dilakukan sejak Desember lalu dan anggaran telah tersedia.
Pembangunan jalan di Barru juga masih membutuhkan anggaran untuk pembebasan lahan di dalam Kota Barru, Mallawa, Lajoangconge, dan Si’do. Di daerah ini juga masih terdapat lahan berupa spot-spot yang belum bebas. (rif) Comment on Facebook
Redaksi: redaksi[at]fajar.co.id Informasi Pemasangan Iklan Hubungi Mustafa Kufung di mus[at]fajar.co.id Telepon 0411-441441 (ext. 1437). |
Berita Utama:
» 17 Mei 2012
Tak Akan Lantik Kepala Daerah Baru » 17 Mei 2012 Asmaun Desak Penerima Dibawa ke Pengadilan » 17 Mei 2012 Komodo Resmi Jadi Keajaiban Dunia » 17 Mei 2012 Menang Tipis, Peluang PSM Menipis » 17 Mei 2012 Jenazah Kameramen Trans TV Ditemukan Berita Populer:
» 02 Maret 2011
Beli TV di Metro, Langsung Rusak » 05 Mei 2011 Krisdayanti, Bercerai Gara-gara Ranjang » 07 Februari 2011 Julia Perez, Sex, Lying & Love » 07 Februari 2011 Video Porno Luna, Ariel Diduga Melanggar HAM » 02 Maret 2011 Bisa Video Chat di Facebook » 22 Maret 2011 Syahrini, Sindir Anang Lewat Lagu » 25 Januari 2011 Mahasiswa UGM Mengaku Pembuat Jejak UFO di Sleman |
Grup Fajar |
Mitra Fajar
Sumatera Ekspres
| STIM NITRO
| Rakyat Aceh
| Kaltim Post
| Jawa Pos
| Info Indo
| Indo Pos
| Graha Pena
| FIPO
|
![]() |
|
FAJAR TV
NasionalRabu, 16 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 PolitikRabu, 16 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 HukumRabu, 16 Mei 2012 Selasa, 15 Mei 2012 Sabtu, 12 Mei 2012 Selasa, 08 Mei 2012 EkonomiRabu, 16 Mei 2012 Rabu, 16 Mei 2012 Selasa, 15 Mei 2012 Selasa, 15 Mei 2012 HiburanRabu, 16 Mei 2012 Selasa, 15 Mei 2012 Selasa, 15 Mei 2012 Senin, 14 Mei 2012 InternasionalSenin, 14 Mei 2012 Sabtu, 12 Mei 2012 Rabu, 09 Mei 2012 Rabu, 09 Mei 2012 |


JAKARTA -- Pakar Hukum Tata Negara, Irmanputra Sidin,...
JAKARTA -- Kota Makassar, Sulsel bersama empat kota lainnya...
BOGOR, FAJAR -- Kotak hitam (black box) Sukhoi Super Jet...
JAKARTA, FAJAR -- Untuk mengurangi pengangguran di...
MAKASSAR, FAJAR -- Andi Muttamar Mattotorang buka-bukaan...
MAKASSAR, FAJAR -- Sanksi tegas berupa pemecatan sebagai...
MAKASSAR,FAJAR -- Sidang dugaan penyelewengan dana Bantuan...
JAKARTA -- Tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian...
JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
WATAMPONE, FAJAR -- Dugaan adanya aliran dana kredit fiktif...
JAKARTA -- Walaupun selama lima tahun terakhir ini jumlah...
JAKARTA, FAJAR -- Untuk mengurangi pengangguran di...
MAKASSAR, FAJAR -- Meski bursa masih dibayangi krisis Eropa...
JAKARTA, FAJAR -- Polda Metro Jaya menolak terselenggaranya...
Kabar gembira bagi Anda penggemar band rock Linkin Park....
Musisi ternama Indonesia, Ahmad Dhani, menyatakan bahwa...
BANDUNG, FAJAR -- The Mirror Never Lies berhasil menjadi...
KUALA LUMPUR, FAJAR -- Ikatan Mahasiswa Sulawesi Selatan...
MOSKOW, FAJAR -- Kecelakaan pesawat buatan Sukhoi yang...
ARAB SAUDI -- Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono melalui...
KUALA LUMPUR – Bau Asseng, mahasiswi University...