Topic
Wed,09 October 2013 | Dibaca oleh Pengunjung

Tewas dengan Pendarahan Otak

Istri Pelaku Pembobolan Mobil

MAKASSAR, FAJAR -- Informasi sepak terjang pelaku pembobolan mobil yang korbannya rata-rata nasabah bank tak bisa lagi dikorek lebih dalam dari Sitti Aisyah. Istri pelaku pembobolan yang berada dalam mobil saat kejar-kejaran dengan polisi, meninggal dunia di RS Bhayangkara, Senin, 8 Oktober.

Aisyah meninggal sekira pukul 22.30 wita akibat pendarahan otak. Keterangan forensik menyebutkan, sejak peristiwa kejar-kejaran, sehingga polisi menembakkan peluru, Aisyah tidak pernah sadarkan diri.

Pendarahan di antara tengkorak kepala bagian depan atas dan di atas selaput otak. Spesialis Forensik Rumah Sakit Bhayangkara, dr Mauluddin mengatakan, penyebab meninggalnya Aisyah murni akibat pendarahan pada bagian kepala.

Kuat dugaan, pendarahan karena Aisyah mendapat benturan cukup keras saat berada di dalam mobil yang dikejar anggota Satuan Resmob Polrestabes Makassar.

"Memang terdapat bekas benturan pada kepala bagian depan terlebih diperkuat hasil visum. Temuan logam yang menempel di kepala bagian belakang, bisa dipastikan bukan penyebab meninggalnya Aisyah, karena tidak menembus tengkorak dan hanya menempel di jaringan kulit kepala," jelas Mauluddin.

Dia menambahkan, Aisyah memiliki riwayat penyakit hipertensi dan penyakit lain. Polisi juga menduga istri pelaku pembobolan mobil itu terkena kanker.

Wakil Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Anwar Hasan menambahkan, temuan logam yang terdapat pada kepala bagian belakang Aisyah masih dalam pemeriksaan Tim Labfor Polda Sulsel.

"Kami masih menunggu hasil labfor untuk kejelasan sumber logam. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kuat dugaan jika itu bukan pecahan proyektil polisi," jelas Anwar. (mo6/rif)

banner