BERITA POPULER : Regional
|
Regional
Selasa, 09-02-10 | 18:53 | 75 View
Dana Santunan Kematian "Digondol" Maling ENREKANG -- Brankas tempat penyimpanan uang milik Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Enrekang dibobol maling, Minggu malam, 7 Februrai. Dalam aksi tersebut, pelaku menggondol uang tunai sebesar Rp 30 juta.
Diduga, pelaku masuk kantor DPKAD dengan cara merusak jendela bagian belakang, tepatnya di ruang kerja pengelolaan aset.Pelaku yang diduga lebih dari satu orang masuk ke ruangan bendahara yang terletak di lantai dua kantor tersebut.
Brankas yang beratnya tidak kurang dari 100 kilogram dibawa pelaku menuruni tangga dan keluar melalui jendela ruangan bagian aset yang sebelumnya dijadikan tempat masuk. "Setelah uangnya dikeluarkan pelaku kabur," ujar salah satu petugas Polres Enrekang saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kantor DPKAD Enrekang.
Brankas yang sudah terbongkar dan dalam keadaan kosong tersebut, ditinggalkan pelaku di belakang kantor DPKAD. Untung, surat-surat berharga seperti BPKB dan sertifikat tanah dan bangunan tidak ikut dibawa kabur. Kepala DPKAD Enrekang, Chairul Latanro yang dikonfirmasi mengatakan uang Rp 30 juta itu merupakan anggaran yang diperispakan untuk pembayaran santunan kematian warga.
Kapolres Enrekang AKBP Made Sutersen mengatakan pihaknya sementara melakukan penyelidikan kasus ini. Petugas kata dia sudah mengambil sidik jari pelaku yang membekas di brankas yang ditinggalkan.
"Pelaku diperkirakan antara limah sampai tujuh orang, beraksi antara pukul 21.00 hingga kupul 23.50. Karena saat pemadaman lampu. Pegawai DPKAD sebenarnya masih bekerja dikantor itu hingga pukul 20.00 wita, dan mereka baru pulang setelah lampu padam," jelas Made. (kas)
|
|
|
|
|
|
|
|