Untitled Document
Entertainment
Senin, 08-02-10 | 11:46 | 8 View
Serba Tujuh di Pernikahan Bedu-Anggi


(Foto, Int)
JAKARTA -- Angka tujuh istimewa bagi komedian Bedu. Tidak heran, angka tersebut mendominasi acara akad nikah Bedu dan Irma Kartika Anggraeni yang berlangsung di kediaman mempelai wanita, kawasan Jalan Kemuning, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Pusat kemarin (7/2).

Pemilik nama lengkap Bedu Harabdu itu mengungkapkan, angka tujuh memiliki banyak makna. Hari pernikahannya jatuh pada tanggal tujuh, maskawin juga disesuaikan. Dia menikahi wanita yang akrab disapa Anggi tersebut dengan maskawin berupa uang tunai Rp 7 dan emas seberat 7 gram. Selain itu, Bedu bertemu dengan Anggi pada 7 Juli 2009, sekitar tujuh bulan lalu di lokasi syuting.

?Angka tujuh luar biasa. Hari ada tujuh, tawaf juga harus dilakukan sebanyak tujuh putaran. Karena itu, saya tambah maskawinnya dengan tujuh nasi bungkus. Hahaha. Yang terakhir bercanda, lho,? ucap Bedu seraya terbahak.

Komedian kelahiran 8 Juli 1979 itu pun merasa bahwa tujuh menjadi angka keberuntungan. Bedu sadar bahwa tidak mudah menemukan Rp 7 pada zaman sekarang. "Eh, ternyata om Anggi masih simpan uang Rp 7. Jadi, syukur lah," ujarnya.

Bedu menuturkan, pernikahan dengan Anggi tersebut direncanakan sejak lama. Begitu mereka menjalin hubungan, Bedu berniat menikahi Anggi. "Jadi, bukan berapa lama kami pacaran, melainkan niat agar segera menikah selama-lamanya. Saya sudah pengin punya anak. Kalau bisa, anak juga tujuh," kata dia lantas terbahak.

Selain itu, papar Bedu, Anggi sudah memenuhi kriteria sebagai calon istri. Sesuai dengan permintaan Bedu, Anggi bersedia berhenti bekerja setelah menikah. Anggi pun setuju mengenakan jilbab. "Dia memenuhi semua permintaan saya. Maka, saya sangat bersyukur punya istri seperti dia," jelas dia.

Soal bulan madu, Bedu menyatakan belum merencanakan. Namun, rekan-rekannya ternyata sangat peduli. Dua mempelai yang berbahagia itu mendapatkan hadiah bulan madu ke Bali dari teman-teman mereka. "Karena sudah ada hadiah, tinggal berangkat," terang dia sambil tersenyum. (ken/tia)



Share |