Untitled Document
Makassar Hari Ini
Rabu, 03-02-10 | 09:12 | 87 View
Syahrul: Saya Sehat-sehat Saja


(Foto, Yusran/Fajar)
"IYA, Ndik. Saya sehat-sehat saja. Cuma memang, lagi intensive general check up. Ada kelenjar di bagian belakang..."

Kalimat ini dilontarkan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, dalam pembicaraan via telepon seluler dengan Fajar, Selasa, 2 Februari, pukul 12.22. Dalam pembicaraan berdurasi satu menit 59 detik itu, Syahrul masih berada di salah satu apartemen, di Singapura. Baru bersiap menuju rumah sakit untuk menjalani cek medis lanjutan.

Sebelumnya, pada pukul 12.11, Fajar menggelar dua kali pembicaraan dengan adik Syahrul, Irman Yasin Limpo. Pembicaraan pertama berlangsung tiga menit lima detik. Dilanjutkan pukul 12.15 selama satu menit enam detik.

Irman mengaku Syahrul dan dirinya berada di Singapura. "Ada juga Pak Rachmat (Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Rachmat Latief, red). Serta Ibu Gubernur (Ayunsri Harahap, red) dan Ibu (Nurhayati YL, red). Ibu (Nurhayati, red) juga check up," kata Irman.

Pada observasi medis dokter, diteemukan adanya pembengkakan jaringan kelenjar di bawah kulit di bagian belakang Syahrul. "Cukup mengganggu pergerakan," kata Irman. Menurut Irman, Singapura dipilih sebagai tempat mengatasi keluhan penyakitnya dengan pertimbangan bisa lebih cepat proses penyembuhannya. Dalam dua hari mendatang, Syahrul dijadwalkan sudah meninggalkan Singapura dan kembali ke Makassar.

Pada Senin malam, 1 Februari, Syahrul dan Fajar juga menggelar komunikasi via telepon seluler. Ketika, Syahrul mengatakan hanya melakukan general check up. Namun diakuinya, ada penyakit yang mengganggu kesehatannya sehingga harus melakukan pemeriksaan.

"Cuma periksa kesehatan biasa. Memang agak sakit, tetapi tidak serius. Mudah-mudahan kesehatan bisa cepat pulih," kata Syahrul. Agenda Syahrul sebagai gubernur sebenarnya cukup padat pekan ini. Kemarin, dia dijadwalkan ikut dalam pertemuan gubernur se Indonesia dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Izin sudah diperoleh dari Menteri Dalam Negeri sebelum berangkat ke Singapura. Menteri mengatakan, kesehatan lebih penting, sehingga diputuskan untuk melakukan general check up di Singapura," kata Irman.

Menurut Irman, Syahrul tidak memilih rumah sakit untuk melakukan intensiv general check up di Singapura. Perawatan hanya dilakukan di tempat praktik dokter. Selama berada di Singapura, bukan rumah sakit maupun hotel yang dipilih sebagai tempat menginap mereka. Mereka justru memilih menginap di salah satu apartemen di Singapura sambil melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel, Agus Sumantri, mengatakan, Singapura dipilih untuk memeriksakan kesehatan dengan pertimbangan peralatannya lebih canggih. "Pertimbangan medis dan kesehatan semata untuk kepentingan tugas gubernur ke depan. Dari hasil general check up, ditemukan pembengkakan kelenjar di bawah kulit," bebernya. (rif-yun)



Share |