BERITA LAIN : Pasukan Ramang
BERITA POPULER : Pasukan Ramang
|
Pasukan Ramang
Kamis, 26-11-09 | 09:05 | 11 View
Tanpa Daryoush-Baroni, PSM Ungguli Persija
Foto Irfan/Fajar MAKASSAR -- PSM sukses memenuhi ambisinya merebut angka penuh saat menjamu Persija Jakarta, di Stadion Andi Mattalatta Rabu sore, 25 November. Pasukan Hanafing yang baru saja ditinggal mundur Manajer Tim, Kader Halid, memenangi pertandingan tanpa penonton itu dengan skor tipis 2-1.
Gol-gol PSM disumbangkan Aditya Putra Dewa menit ke-38, dan Christian Carrasco ketika babak kedua baru berlangsung tujuh menit alias menit ke-52. Gol balasan Persija dicetak penyerang timnas Bambang Pamungkas melalui titik putih menit 70.
Sukses PSM tak lepas dari strategi Hanafing yang berani memarkir dua legiun asingnya, Daryoush Ayyoubi dan Daniel Suarez Baroni. Tanpa keduanya, anak-anak PSM yang dikomandani gelandang timnas, Syamsul Chaeruddin, justru tampil agresif. Hasilnya, itu tadi, PSM mampu melesakkan dua gol.
Daryoush dan Baroni sendiri tetap masuk line up PSM. Namun hingga pertandingan bubar, keduanya tak sekalipun mendapat instruksi untuk bersiap-siap masuk lapangan. Mereka hanya duduk manis di bench cadangan.
Hanafing mengakui, permainan timnya menjadi lebih padu dengan tidak tampilnya dua pemain asing itu. "Pemain yang tampil sebagai starter kan sudah lama latihan bersama. Makanya mereka sudah saling memahami. Beda halnya jika Daryoush dan Baroni main. Permainan tim relatif kendur karena dua pemain itu belum bisa beradaptasi," kata Hanafing.
Pada pertandingan ini, PSM memang tampil spartan. Pasukan Ramang mampu menguasai jalannya pertandingan. Sejak menit awal, Syamsul Chaeruddin dkk langsung mengambil inisiatif penyerangan. Pertandingan baru berjalan delapan menit, striker muda Rahmat sudah mengancam gawang Persija. Sayang, peluang itu gagal dikonversi menjadi gol.
Rahmat yang baru kali ini diturunkan sebagai starter terlihat masih grogi. Banyak peluang yang dibuangnya. Rahmat pun akhirnya ditarik keluar pada menit ke-27 dan digantikan Aditya Putra Dewa.
Masuknya Dewa membuat serangan PSM semakin hidup. Sebuah gol sempat diciptakan Asri Akbar menit 34. Sayang, gol itu dianulir karena Asri melakukan "heading" dengan tangan. Asri bahkan dihadiahi kartu kuning.
Empat menit kemudian, Dewa menghentakkan kubu Persija. Sebuah tendangan keras dari luar kotak penalti tak mampu dijangkau kiper Persija, Roni Tri Prasnanto. Setelah itu, peluang demi peluang didapat PSM. Namun hingga turun minum, skor tetap 1-0.
Di babak kedua, PSM tak mengendurkan serangan. Agresivitas kuartet gelandang lokal; Syamsul Chaeruddin, Asri Akbar, Diva Tarkas, dan Dewa, membuat lini tengah Persija kelabakan. Gol pun kembali tercipta menit 52. Carrasco yang muncul dari second line, sukses memanfaatkan umpan matang Asri.
Setelah gol Carrasco, dua peluang matang kembali tercipta, namun Fadly dan Carrasco yang tinggal berhadapan kiper, tak mampu menambah keunggulan timnya. Justru Persija yang mampu memperkecil kekalahan melalui eksekusi penalti Bambang. Penalti ini sempat diprotes pemain PSM karena dinilai kontroversi, namun wasit Jajat Sudrajat tak mengubah keputusan. (aci-zul)
|
|
|
|
|
|
|
|